Logo

Berita

Institut Teknologi Bandung

24 September 2014
Current weather
20.8 C
Humidity:81 %

BANDUNG, itb.ac.id - Setelah pada Oktober lalu telah meluluskan sekitar 1800 mahasiswa, kali ini ITB kembali meluluskan mahasiswanya. Sejumlah 1236 mahasiswa sarjana dan pascasarjana ITB merayakan wisuda kelulusannya di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Sabtu lalu (06/04/13). Wisuda kelulusan ini adalah wisuda kedua ITB untuk tahun akademik 2012/2013. Prosesi wisuda ini dihadiri oleh rektor ITB, dekan, dosen, orangtua mahasiswa serta advisory board ITB, termasuk institusi-institusi yang bekerjasama dengan ITB.

Wisudawan yang terdiri dari 639 mahasiswa program sarjana (S1), 577 mahasiswa program magister (S2) dan 20 mahasiswa program doktor (S3) memenuhi sabuga dan selasarnya pada Sabtu lalu. Sebanyak 145 mahasiswa program sarjana, 96 mahasiswa program magister dan tiga mahasiswa program doktor dinyatakan lulus dengan predikat cum laude.

Dalam pidato wisuda kali ini, rektor ITB, Prof. Akhmaloka menyampaikan pentingnya tanggung jawab sosial yang harus diemban sebagai seorang sarjana, apalagi dengan predikat sarjana Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni Budaya (IPTEKS).

"Setelah hari ini, tanggung jawab yang diemban lebih berat lagi. Saat masih kuliah, mahasiswa hanya mengemban tanggung jawab akademik semata. Akan tetapi, pada hari ini, dengan predikat sarjana, tanggung jawab yang diemban akan bertambah, yakni tanggung jawab sosial," ujar Akhmaloka.

Perkembangan Indonesia ditentukan oleh para Sarjana

Dalam pidatonya, Akhmaloka menyebutkan bahwa dari kampus ITB inilah sarjana dapat membekali dirinya untuk mengabdikan pada masyarakat setelah lulus. Walaupun ada banyak program studi (prodi) di ITB, hal ini bukanlah sebagai belenggu intelektual atau suatu bentuk pengotak-kotakan bidang ilmu. Akan tetapi, dari integrasi berbagai bidang inilah dapat tercapai pemahaman yang baik mengenai permasalahan-permasalahan di luar yang menyangkut berbagai disiplin ilmu.

"Banyaknya prodi di ITB, bukan berarti ada pengotak-kotakan bidang ilmu, karena tujuan semua bidang ilmu tersebut, sama, yaitu kebenaran itu sendiri. Tidak peduli prodi apa yang ada, di luar nanti kebenaran hanya dapat tercapai dengan integrasi berbagai bidang ilmu ini, tidak bisa berdiri sendiri begitu saja," ujar Akhmaloka.

Akhmaloka juga mengharapkan bahwa sarjana-sarjana lulusan ITB ini dapat berhasil di bidangnya masing-masing serta dapat membawa kemaslahatan kepada masyarakat. Sebagai sarjana dengan bidang IPTEKS, para wisudawan ini memegang peran penting sebagai agen perubahan yang penting dalam masyarakat nantinya. Akhmaloka juga menyebutkan berbagai prestasi yang telah dicapai oleh ITB maupun mahasiswanya selama periode Oktober 2012 - April 2013, seperti delegasi ITB dalam Harvard National Model of United Nation (HNMUN), akreditasi A yang didapatkan oleh ITB serta berbagai prestasi lainnya.

Prosesi wisuda ini kemudian dilanjutkan dengan pemberian selamat kepada para wisudawan serta foto bersama rektor dan dekan. Setelah itu, para wisudawan merayakan kelulusannya dengan arak-arakan dalam kampus yang diikuti oleh hampir seluruh himpunan mahasiswa.