ITB Jalin Kesepakatan Bersama dengan IAFMI di Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat

By Adi Permana

Editor -


BANDUNG, itb.ac.id -- Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kesepakatan bersama dengan Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI) di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani oleh Ketua IAFMI Ir. Taufik Aditiyawarman dengan Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah yang diwakili oleh Sekretaris Institut ITB Prof. Widjaja Martokusumo di Ruang Rapim A, Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari No. 64, Bandung, Selasa (25/2/2020).

Dalam sambutannya, Ketua IAFMI Taufik Aditiyawarman mengatakan, IAFMI merupakan organisasi yang baru didirikan pada 2013. Salah satu alasan dilakukannya kerja sama dengan ITB adalah untuk memperkuat kemitraan dengan lembaga pendidikan, dalam hal ini ITB sebagai yang memiliki banyak riset, dan IAFMI sebagai lembaga implementasi dari riset-riset tersebut. Dengan begitu, akan tercipta pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Taufik juga menambahkan bahwa IAFMI ingin memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di industri migas, sehingga tujuan pemerintah bisa lebih dioptimalkan secara bersama-sama dalam pemanfaatan minyak bumi dan gas. “Semoga hasil dari kesepakatan bersama dengan ITB ini segera ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama yang lebih implementif, terkontrol, dan ada tolok ukurnya sehingga menguntungkan untuk kedua belah pihak,” ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Institut ITB, Prof. Widjaja Martokusumo menyampaikan bahwa ITB sangat menyambut baik rencana kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dari IAFMI. Hal tersebut tentu saja sangat inline dengan apa yang telah dilakukan ITB selama ini. “Kerja sama dengan industri merupakan salah satu hal yang penting bagi ITB,” tambah Prof. Widjaja.

Ia menambahkan, penandatanganan kesepakatan bersama tersebut merupakan tahap awal dari rencana kerja sama yang akan terjalin dan melibatkan fakultas/sekolah yang terkait di ITB. Kepakatan bersama tersebut juga akan dirincikan dengan perjanjian kerja sama (PKS). “Kami sangat senang bisa berkontribusi. Harapan kami tentu saja kerja sama ini bisa berkelanjutan untuk ke depannya,” katanya.