Berita / Utama

Sampaikan Commencement Speech, Carol Staunton Ajak Wisudawan ITB Miliki Semangat Belajar

Adi Permana - Senin, 21 Oktober 2019, 18:13:34 - Diperbaharui : Selasa, 22 - Oktober - 2019, 14:16:00


BANDUNG, itb.ac.id –  Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Irlandia untuk Indonesia Carol Staunton, Ph.D., menyampaikan commencement speech pada Sidang Terbuka Wisuda Pertama Institut Teknologi Bandung Tahun Akademik 2019/2020 pada Sabtu (19/10/2019) di Gedung Sabuga. Dalam pidatonya, Carol mengajak wisudawan untuk merefleksikan keberhasilan yang telah diraih sebagai lulusan ITB.

Ia meyakini perayaan wisuda adalah salah satu apresiasi terbesar dalam menghargai wawasan dan kerja keras seseorang. Terlebih, Carol percaya bahwa lulus dari ITB merupakan suatu kebanggaan tersendiri karena ITB adalah sebuah universitas prestisius yang diperhitungkan dunia. "Acara kelulusan ini, saya yakin adalah hal yang paling menggugah di hidup kalian nantinya, percayalah, karena saya sudah mengalaminya tiga kali, " ujar Carol yang juga merupakan doktor di bidang sosiologi itu.

Carol berpesan, kepada sarjana baru untuk terus mencari dan memperkaya pengalaman. "Katakan ‘iya’ pada segala kesempatan," katanya. Ia juga mengatakan bahwa para wisudawan harus terus memiliki semangat belajar, sebab kelulusan bukanlah akhir dari pendidikan. "Kalian akan keluar dari universitas ini sebagai seorang wisudawan, namun kalian secara otomatis juga masuk ke universitas yang baru yaitu universitas kehidupan," lanjut Carol dengan sambutan tepuk tangan dari para hadirin.

Ia percaya bahwa selebrasi saat menyelesaikan pendidikan (wisuda) sama dengan menyelesaikan satu bab dari sebuah buku kehidupan. "Namun, satu bab ini adalah salah satu yang paling signfikan dan berpengaruh dalam hidup," jelas Carol.

Carol juga berbagi tentang pengalaman hidupnya. Ia merupakan seseorang yang dulunya bercita-cita menjadi pengajar di institusi pendidikan tinggi. Ia pun lantas menempuh pendidikan hingga doktoral untuk menggapai mimpinya menjadi tenaga pendidik. Namun mimpinya itu tidak dapat tercapai, hingga akhirnya ia menemukan kesempatan bekerja di Departemen Hubungan Internasional (Department of Foreign Affairs) Irlandia. "Saat saya masuk ke dalam departemen itu, mereka tidak menilai saya dari gelar-gelar pendidikan saya, tapi karena personal saya, tentang kualitas, etos kerja, dan pengalaman bekerja,” ujarnya.

Pada Wisuda Pertama Tahun Akademik 2019/2020 tersebut, ITB mewisuda 2987 wisudawan yang terdiri atas 1798 wisudawan Program Sarjana, 1019 wisudawan Program Magister, 114 wisudawan Program Profesi Insinyur, serta wisudawan Program Doktor sebanyak 56 orang. Turut diwisuda pula 15 mahasiswa internasional yang berasal dari 7 negara yaitu Kamboja, Equador, Madagaskar, Malaysia, Rwanda, Timor Leste, dan Vietnam.

Reporter: Ferio Brahmana (Teknik Fisika, 2017)