Berita / MoU

Dow Indonesia Jalin Kerjasama dengan ITB

Fivien Nur Savitri, ST, MT - Kamis, 29 Maret 2018, 15:37:44 - Diperbaharui : Rabu, 11 - April - 2018, 08:39:56


BANDUNG, itb.ac.id - Perusahaan Internasional di bidang industri kimia yaitu “Dow”, menjalin kesepahaman dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kamis, (22/3/2018), Nota Kesepahaman antara Dow dengan ITB dilaksanakan di Jalan Tamansari, Kota Bandung. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Rektor ITB, Prof. Kadarsah Suryadi, dan Presiden Dow Indonesia, Vichan Tangkengsirisin.

Dow Indonesia merupakan perusahaan “Dow” dibawah wilayah Asia Pasifik. Menggabungkan sains dan teknologi, “Dow” dikatakan oleh Vichan, memiliki semangat untuk menghasilkan lebih banyak inovasi bagi kehidupan manusia di masa depan. Semangat “Dow” ini sejalan dengan visi ITB sebagai Entrepreneurial University, yaitu dengan tiga cirinya excellence in teaching, excellence in research, dan excellence in innovation.

Menengok beberapa masalah dunia akibat terbatasnya lahan atau tempat tinggal, maka kebutuhan seperti makanan segar, transportasi yang aman, ketersediaan air bersih, penggunaan energi yang efisien, infrastruktur yang tahan lama, hasil-hasil pertanian, akan semakin meningkat. Dengan menggunakan teknologi berbasis riset, maka Dow dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat menunjang kehidupan masyarakat dunia menjadi lebih baik.

Hampir semua produk inovasi, diketahui banyak melibatkan pakar-pakar teknik industri terutama kimia. Semua yang ada di dunia ini, tak lepas dari unsur-unsur kimia, termasuk air. Didukung teknologi, “Dow” mengekstrasi nilai dari material, polimer, kimia dan ilmu biologi. Harapannya, melalui teknologi berbasis riset di ITB, akan semakin mengembangkan produk dan inovasi yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk masyarakat Indonesia.

Untuk itu, Dow Indonesia mengemukakan keinginannya untuk bekerjasama dengan ITB, yang didahului dengan nota kesepahaman sebagai bentuk itikad baik kedua belah pihak. “Nota kesepahaman ini merupakan langkah awal untuk memulai kolaborasi bagi Dow dan ITB”, ujar Vichan. Disampaikan oleh Rektor ITB, Prof. Kadarsah mengatakan senang dan menyambut baik kerjasama Dow dengan ITB. “Bicara mengenai teknik kimia, tentunya akan sangat banyak yang bisa kita kolaborasikan bersama Dow,” ujar Prof. Kadarsah. Sebagai contoh, katalis yang dikembangkan ITB bersama Pertamina, telah menghemat pengeluaran negara. Tentunya ITB tidak bisa sendiri, melalui kerjasama dengan industri maka diharapkan, hasil riset di ITB dapat dimanfaatkan untuk industri, sehingga memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat, dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.