ITB Peringati 70 Tahun Pendidikan Tinggi Kimia di Indonesia

Fauziah Maulani - Sabtu, 12 Agustus 2017, 09:21:11 Lihat foto berita ini

BANDUNG, itb.ac.id - Dalam rangka memperingati 70 tahun pendidikan tinggi kimia di Indonesia, Program Studi Kimia ITB menyelenggarakan Open House, Workshop, dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) pada (11-12/08/17) di Gedung Kimia ITB, Jalan Ganesha. Pada open house ini diadakan berbagai kegiatan diantaranya demo percobaan "Fun Chemistry", lab tour, dan bazzar.

Open House ini terbagi menjadi empat kategori usia dari mulai Play Group (PG) hingga masyarakat umum pada enam lab dengan demo kimia menggunakan kit-kit kecil. Pada fun chemistry, sebelumnya peserta harus melakukan pendaftaran dengan minimal 5 orang per grup dan ada 1600 orang pendaftar online, namun peserta juga dapat langsung daftar di hari-H. Ada juga demo pembuatan gelas yang menunjukkan bagaimana proses pembuatan pipet tetes, gelas kimia, dan peralatan lainnya.

LKTI ini diikuti oleh 68 peserta yaitu guru Sekolah Menengah Atas (SMA) /Madrasah Aliyah (MA) dari 23 provinsi di Indonesia dan lima finalis mempresentasikan hasil karyanya didepan para juri dan juga audiens pada (11/08/17). Penilaiannya tidak hanya dari juri, namun juga dari audiens.

"Hal menariknya, juara 1-3 dari LKTI ini akan diberikan beasiswa S-2 oleh ITB dan hal tersebut telah disetujui oleh Pak Rektor,” tutur Aep Patah, Ph.D selaku Wakil Ketua Pelaksana Peringatan 70 tahun Pendidikan Tinggi di Indonesia.

Workshop yang diselenggarakan bertema Pendidikan dan Pengajaran Kimia di SMA/MA untuk para guru SMA/MA Se-Indonesia dengan pemateri Dr. Muhamad Abdul Kadir Martoprawiro (Ketua Himpunan Kimia Indonesia) dan Dr. I Nyoman Marsih (Dosen Kimia ITB). Puncak acara dari rangkaian kegiatan ini adalah Family Gathering untuk seluruh alumni Kimia ITB pada (07/10/17) nanti.

Tema yang dibawakan ialah Chemistry : envisioning life, the sense of the future dengan tujuan mengenalkan kepada masyarakat bahwa kimia itu penting dalam kehidupan sehari-hari. "Orang umum biasanya mengenal kimia sebagai bahan yang bahaya, makanya kita ingin mengubah paradigma tersebut," ungkap Irma Mulyani, Ph.D selaku Ketua Pelaksana Peringatan 70 tahun Pendidikan Tinggi di Indonesia.

Sumber gambar : dokumentasi pribadi