Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, BPPT Bekerjasama dengan ITB

Fivien Nur Savitri, ST, MT | Kamis, 8 Juni 2017, 10:29:27 | Lihat foto berita ini | Diperbaharui : Selasa, 13 - Juni - 2017, 07:27:21

BANDUNG, itb.ac.id – Program untuk percepatan pembangunan kembali digalakan pemerintah dengan pencanangan program kereta api cepat Jakarta-Surabaya. Untuk mematangkan persiapan program tersebut, pada hari Selasa (06/06/17), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melangsungkan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan ITB. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc selaku Kepala BPPT serta Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA selaku Rektor ITB. MoU ini membahas mengenai pengkajian, penerapan dan pemasyarakatan teknologi dalam upaya mendukung peningkatan sumber daya manusia dan pengabdian kepada masyarakat, bertujuan untuk melanjutkan kerjasama yang lebih luas lagi dengan ITB terutama untuk kerjasama dalam studi kelayakan pembangunan kereta api cepat rute Jakarta-Surabaya.

Studi kelayakan dalam program kereta api cepat ini akan dilakukan oleh berbagai instansi, salah satunya oleh ITB untuk melakukan survey dari Jakarta ke Cirebon. Kereta api cepat ini diperkirakan akan mengambil sebagian pangsa dari penumpang pesawat terbang rute Jakarta-Surabaya dan Surabaya-Jakarta sehingga beban yang selama ini ditanggung oleh bandara dapat berkurang. Penumpang pesawat rute Jakarta-Surabaya dan Surabaya-Jakarta sudah mencapai 8-10 juta setiap tahunnya, sedangkan penumpang yang menggunakan jasa kereta api hanya mencapai ratusan ribu orang, menunjukkan adanya ketimpangan jumlah pengguna kedua moda transprtasi tersebut. Nantinya untuk membuat kereta api cepat ini diminati banyak calon pengguna, waktu tempuh perjalanan Jakarta-surabaya dan sebaliknya diharapkan dapat ditempuh dalam waktu 4-5 jam dengan tarif yang bersaing dengan tarif pesawat. Diharapkan sinergi antar berbagai instansi dapat terealisasi dalam program kereta api cepat ini.

Pada kesempatan memberikan sambutan, Prof Kadarsah Suryadi menyampaikan rasa terima kasihnya untuk BPPT karena telah memilih ITB sebagai salah satu partner kerjasama. Beliau menerangkan bahwa banyak hal yang bisa digarap bersama, dan ITB siap membantu kelancaran program yang dijalankan di BPPT untuk kepentingan bangsa dan negara. ITB telah mendirikan Railway Research Center yang diharapkan dapat membantu program kereta api cepat rute Jakarta-Surabaya. ITB juga siap berkolaborasi dan membantu untuk menyiapkan sumberdaya manusia berkualitas dalam operasional dan maintenance nantinya.