Peraih Nobel Kedokteran, Harald zur Hausen, Berbagi Ilmu di ITB

By Christanto

Editor -

BANDUNG, itb.ac.id - Peraih Nobel tahun 2008 di bidang kedokteran, Prof. Harald zur Hausen, menyempatkan diri berkunjung ke ITB pada Senin-Selasa (27-28/02/12). Kunjungan Prof. Harald dilakukan dalam rangka pelaksanaan International Conference on Biomedical Science 2012 yang diadakan oleh Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB.

Dalam konferensi tersebut, Prof. Harald berkesempatan membagikan ilmu dan pengetahuan yang ditekuninya tentang virus penyebab kanker serviks. Guru besar emeritus asal Jerman ini merupakan sosok yang pertama kali menemukan Human Papilloma Virus (HPV) yang diyakini merupakan virus penyebab kanker serviks.

Dalam pemaparan yang disampaikan, ia menjelaskan bahwa kanker serviks sejatinya merupakan penyakit yang dapat dicegah. "Pencegahan sangat penting karena infeksi HPV tidak memberikan gejala di awal, tetapi baru terasa setelah 15 sampai 20 tahun kemudian ketika kondisinya sudah parah," katanya.

Salah satu cara pencegahan kanker serviks adalah dengan vaksinasi yang dapat mengurangi risiko kanker serviks hingga 70-80%. 'Vaksinasi dapat dilakukan pada perempuan atau laki-laki bahkan seseorang yang berusia 9 sampai 14 tahun. Perlu diketahui bahwa laki-laki juga berperanan dalam membawa virus ini," imbuhnya.

Sang Penemu HPV

Prof. Harald zur Hausen lahir di Gelsenkirchen, Jerman, pada 11 Maret 1936. Beliau menyelesaikan pendidikan dokternya di Universities of Bonn dan menerima gelar doktornya dari University of Dusseldorf pada tahun 1960.

Pada tahun 1976, ia membuat hipotesis bahwa HPV berperan dalam menyebabkan kanker serviks. Penelitian tersebut terus berlanjut ketika ia berhasil mengembangkan vaksin HPV pada tahun 2006. Dua tahun setelah itu, tepatnya pada tahun 2008, Prof. Harald menerima Nobel Prize dalam bidang Kedokteran sebagai sosok yang pertama kali menemukan HPV sebagai virus penyebab kanker serviks.

Hingga saat ini, Prof. Harald terus melakukan berbagai penelitian yang terkait dengan virus penyebab penyakit. Salah satu penelitian yang sedang ditekuninya adalah tentang kanker usus besar dan leukimia, khususnya tentang virus penyebab kedua penyakit ini.

Sumber foto: sith.itb.ac.id, Wikipedia.org