Peresmian Taman Tanaman Obat, Kosmetik dan Aromaterapi (TOKA) ITB - Martha Tilaar Group

By Vernida Mufidah

Editor -

BANDUNG, itb.ac.id - Taman Tanaman Obat, Kosmetik dan Aromaterapi (TOKA) yang berada di area Sekolah Farmasi (SF) ITB diresmikan oleh Rektor ITB Prof.Akhmaloka dan Dr Martha Tilaar. Peresmian ini bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada Sabtu (05/06/10). Taman TOKA merupakan program "Penanaman 4000 Pohon" dari Martha Tilaar Group dalam rangka acara peringatan 40th Martha Tilaar Group berkarya untuk negeri.
Program penanaman 4000 pohon ini dilaksanakan di beberapa tempat yang berbeda, terdiri dari tiga perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (UNAIR). Proyek pertama diberikan kepada ITB. Dimulai sejak Maret 2010 tim dari Martha Tilaar melakukan survey dan membangun taman di area Sekolah Farmasi ITB seluas 800 meter persegi. Taman ini ditanami beberapa jeni tanaman OKA yaitu pohon cempaka, kenanga, kayu putih, kepel, pegagan, melati, sambiloto, daun dewa, lavender, cincau, saga manis, mangkokan dan lainnya.

Taman TOKA Representasi Laboratorium

Acara peresmian Taman TOKA dimulai dengan sambutan dari Dr. Tutus Gusdinar Kartawinata sebagai Dekan Sekolah Farmasi. Tutus Gusdinar mengucapkan terimakasih kepada Martha Tilaar Group atas pembangunan Taman TOKA. Ia juga menambahkan bahwa Taman TOKA ini merupakan perluasan dari laboratorium, dimana mahasiswa dapat belajar dan memanfaatkan taman ini untuk kepentingan akademik.

Sambutan kedua diberikan oleh Dr.Martha Tilaar sebagai pemilik dari Martha Tilaar Group. Ia mengutarakan bahwa ini merupakan wujud kerjasama bisnis dan akademisi guna kesejahteraan masyarakat. Selain itu potensi Indonesia yang memiliki 30.000 spesies tanaman obat, kosmetik dan aromatik harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan orang Indonesia seharusnya bangga akan potensi tersebut. Perwujudan pemanfaatan potensi ini salah satunya adalah dengan Taman TOKA.

"Taman ini tidak sekedar taman, tetapi merupakan taman laboratorium yang mencermikan bagian dari wordclass university yang berkebangsaan." ujar Akhmaloka dalam sambutan terakhir di acara peresmian Taman TOKA. Akhmaloka juga menambahkan kampus ITB tidaklah luas tetapi selalu terjaga menjadi green campus. Akhmaloka tak lupa berterima kasih kepada Martha Tilaar Group atas bantuan pembangunan Taman TOKA. Di akhir sambutan Akhmaloka berpesan agar mengetahui potensi di negeri sendiri dan mengajak untuk mengembangkan teknologi, sains dan seni.

Prosesi peresmian ini dilakukan dengan penandatangan prasasti oleh Dr. Martha Tilaar dan Prof. Akhmaloka. Kemudian pengguntingan pita pada pintu masuk Taman TOKA. Terakhir ditandai dengan penanaman pohon kemuning (murraya paniculata) oleh Rektor ITB Prof Akhmaloka, Dekan Farmasi Dr. Tutus Gusdinar Kartawinata, Ketua MWA Yani Panigoro dan Dr. Martha Tilaar.