Program Studi Sarjana Teknik Informatika

Informasi Umum

Pada era globalisasi sekarang ini, IT (Information Techno-logy) sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi setiap organi-sasi termasuk perusahaan baik di bidang jasa maupun barang dan juga pada organisasi nirlaba. Selain itu, teknologi ini juga merupakan salah satu ilmu yang mampu menyentuh masyarakat secara perorangan seperti misalnya dalam komunikasi, hiburan dan pendidikan. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga kerja profesional di bidang Teknik Informatika ini sangat tinggi baik di tingkat nasional maupun internasio-nal. Selain diserap oleh pasar tenaga kerja, seorang lulusan Teknik Informatika juga dapat dengan mudah menjadi seorang entrepreneur dengan keahlian dan kreativitasnya di bidang ilmu Informatika.

Terbentuknya Program Studi Teknik Informatika di ITB diawali dengan penggunaan komputer di bawah pengelolaan Pusat Komputer ITB. Didukung oleh semangat dan kemauan berkembang, pendidikan formal tentang komputer dimulai dengan dibukanya Pendidikan Ahli Teknik Jurusan Penggunaan Komputer (PAT-JPK) pada tahun 1978.

Pada tahun 1994 dibuka pendidikan Magister Informatika dalam bidang Rekayasa Perangkat Lunak. Pada perkembangan terakhir telah dibuka program Magister bidang Informatika di tahun 1997, untuk program studi Rekayasa Perangkat Lunak Waktu Nyata Pada usianya yang relatif muda, sebagai jurusan Ilmu dan Teknologi Informatika yang pertama di lingkungan PTN di Indonesia, sampai tahun 1995 telah meluluskan sejumlah 307 Sarjana. Adapun perkembangan sejarah Departemen Teknik Informatika ITB secara kronologis sebagai berikut :

  • 1968 Pengolaan Data Elektronik
  • 1972 Pendirian PUSAT KOMPUTER
  • 1976 Pengiriman calon staf pengajar ke Perancis, serta penyusunan kurikulum
  • 1978 Pendirian Pendidikan Ahli Teknik Jurusan Penggunaan Komputer (PAT-JPK)
  • 1982 Pembukaan Jurusan Teknik Informatika (Program Sarjana)
  • 1986 Wisuda 9 orang lulusan pertama Jurusan Teknik Informatika
  • 1994 Pembukaan Program Magister di bidang Rekayasa Perangkat Lunak
  • 1997 Pembukaan Program Magister di bidang Rekayasa Perangkat Lunak Waktu- Nyata

Prospek Kerja

Bidang yang dapat ditekuni seorang sarjana Teknik Informatika cukup beragam, antara lain:

  • Software Engineer
    Berperan dalam pengembangan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Misalnya perangkat lunak untuk pendidikan, telekomunikasi, bisnis, hiburan dan lain-lain, termasuk perangkat lunak untuk model dan simulasi.
  • System Analyst dan System Integrator
    Berperan dalam melakukan analisis terhadap sistem dalam suatu instansi atau perusahaan dan membuat solusi yang integratif dengan memanfaatkan perang­kat lunak
  • Konsultan IT
    Berperan dalam perencanaan dan pengevaluasian penerapan IT pada sebuah organisasi.
  • Database Engineer / Database Administrator
    Berperan dalam perancangan dan pemeliharaan basis data (termasuk data warehouse) untuk suatu instansi atau perusahaan
  • Web Engineer / Web Administrator
    Bertugas merancang dan membangun website beserta berbagai layanan dan fasilitas berjalan di atasnya. Ia juga bertugas melakukan pemeliharaan untuk website tersebut dan mengembangkannya.
  • Computer Network / Data Communication Engineer
    Bertugas merancang arsitektur jaringan, serta melakukan perawatan dan pen­gelolaan jaringan dalam suatu instansi atau perusahaan.
  • Programmer
    Baik sebagai system programmer atau application developer, sarjana informa­tika sangat dibutuhkan di berbagai bidang, misalnya bidang perbankan, teleko­munikasi, industri IT, media, instansi pemerintah, dan lain-lain.
  • Software Tester
    Terkait dengan ukuran perangkat lunak, sarjana informatika dapat juga berperan khusus sebagai penguji perangkat lunak yang bertanggung jawab atas kebenar-an fungsi dari sebuah perangkat lunak.
  • Game Developer
    Dengan berbagai bekal keinformatikaan yang diperolehnya termasuk computer graphichuman computer interaction, dll, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak untuk multimedia game.
  • Intelligent System Developer
    Dengan berbagai teknik artificial intelligence yang dipelajarinya, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak yang intelejen seperti sistem pakar, image recognizer, prediction system, data miner, dll.

Selain bidang-bidang profesional di atas, sarjana Teknik Informatikajuga dapat bekerja di bidang lainnya. Misalnya di bidang pendidikan atau dalam bidang keilmuan dengan menjadi peneliti di lembaga-lembaga penelitian seperti di LIPI, BPPT, dan Badan Penelitian dan Pengembangan di perusahaan.