Mahasiswa TPB ITB Juara Nasional Menulis Artikel Pengadaan Barang dan Jasa IAPI

Oleh M. Naufal Hafizh

Editor -

Alfat Hakiem Wijaya meraih juara ketiga dalam lomba yang dilaksanakan oleh IAPI, Rabu (8/5/2024). (Dok. Alfat Hakiem WIjaya)

JATINANGOR, itb.ac.id — Alfat Hakiem Wijaya, Mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB) Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung (SITH ITB) meraih juara ketiga dalam Lomba Menulis Artikel Pengadaan Barang Jasa yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Rabu (8/5/2024) di Grand City Surabaya.

Lomba ini berfokus pada pengadaan barang dan jasa guna meningkatkan daya saing Indonesia. Kebanyakan peserta berasal dari dari pelaku pengadaan barang dan jasa dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Pada lomba tersebut, mahasiswa yang kerap disapa Alfat ini mengangkat tema transformasi energi dan inovasi dari pengadaan barang dan jasa untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Tahapan yang dilalui Alfat pada lomba ini yakni pengumpulan artikel melalui form pada bulan Maret hingga April. Setelah itu diumumkan juara I, II, dan III untuk melakukan presentasi karya pada tanggal 4 Mei 2024. Adapun presentasi karya digelar pada 8 Mei 2024 yang bertepatan dengan acara Indonesia Procurement Forum and Expo (IPFE) di Surabaya.

Alfat mengaku tertarik mengikuti lomba tersebut karena topik tentang pengadaan barang dan jasa merupakan topik yang jarang dia temui sebelumnya. Kendati begitu, tantangan yang dihadapi Alfat dalam menulis artikel ini, di antaranya kesulitan mencari ide dan referensi mengingat topik terkait pengadaan barang dan jasa ini tidak terlalu familiar. “Mungkin (kendalanya) beberapa kali kesusahan untuk mencari ide dan referensi jadi bikin pusing,” katanya.

Alfat Hakiem Wijaya (kedua dari kiri) bersama para juara dan pihak penyelenggara, Rabu (8/5/2024). (Dok. Alfat Hakiem Wijaya)

Setelah pengumuman, Alfat berangkat ke Surabaya untuk mempresentasikan hasil karyanya yang telah dia tulis sebelumnya dalam artikel. Dari lomba tersebut, dia mendapatkan pengetahuan yang lebih dari artikel yang dibuat dan materi yang berkaitan dengan artikel tersebut, terutama terkait pengadaan barang dan jasa di Indonesia. Selain itu, dirinya mendapat hadiah sebagai bentuk apresiasi dari pihak penyelenggara.

Alfat memberikan motivasi agar tidak takut mencoba keluar dari zona nyaman saat mengikuti lomba walau temanya kurang sejalan dengan minat kita. “Jangan malas untuk coba-coba ikut lomba. Terkadang peluang kita untuk jadi juara itu besar banget tapi kita tak sadari itu. Selain itu, keluar dari zona nyaman, walaupun bukan sesuai dengan passion tapi why not untuk mencoba,” tuturnya.

Reporter: Ahmad Fauzi (Rekayasa Kehutanan, 2021)


scan for download