KK Astronomi ITB Selenggarakan Summer School on Galaxies and Cosmology 2020

By Adi Permana

Editor Adi Permana

*Tangkapan layar sebagian dari sekitar 150 peserta kuliah umum pertama di platform Zoom

BANDUNG, itb.ac.id—Kelompok Keahlian Astronomi, Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan summer school dengan tema galaksi dan kosmologi pada awal Semester 1 tahun Akademik 2020-2021. Summer school ini diberi nama Summer School on Galaxies and Cosmology 2020 -- Deciphering Dark Matter: From Galaxies to the Universe (untuk selanjutnya akan diringkas sebagai SSGC2020).

Acara ini diselenggarakan pada 14-25 September 2020 secara online karena keadaan di Indonesia masih dalam suasana pandemi COVID-19. Para pengajar pada SSGC2020 ini berasal dari dalam dan luar negeri. Total ada tujuh belas orang pengajar (lima di antaranya dari KK Astronomi ITB), yang merupakan astronom-astronom yang meneliti berbagai aspek bidang terkait dengan materi gelap (dark matter) yang menjadi tema dalam SSGC2020 ini.

Dari 158 orang pelamar yang berasal dari dalam dan luar negeri, terseleksi 107 orang yang diterima sebagai peserta. Para peserta ini, 45 orang di antaranya berasal dari Indonesia (17 orang dari ITB dan 28 orang dari luar ITB), dan 62 orang berasal dari luar negeri (Algeria, Bangladesh, Bolivia, Burma, Tiongkok, Colombia, Mesir, Ethiopia, India, Jordania, Malaysia, Morocco, Nepal, Nigeria, Pakistan, Philippines, dan Turkey). Dalam kegiatan SSGC2020 ini, selain perkuliahan dan workshop yang diikuti para peserta, juga ada dua kuliah umum yang bersifat terbuka untuk publik.

SSGC2020 diawali sambutan dari Ketua Panitia, Dr. Anton T. Jaelani. Dalam kata sambutannya, Dr. Anton T. Jaelani menyampaikan apresiasi atas kinerja panitia, partisipasi peserta, undangan, pengajar, dan mengingatkan untuk menjaga kesehatan karena acara SSGC2020 yang padat setiap harinya.
Kegiatan SSGC2020 ini dibuka langsung oleh Dekan FMIPA ITB, Wahyu Srigutomo, Ph. D. Ia mengatakan bahwa tujuan dari SSGC2020 ini tidak hanya transfer pengetahuan dalam bidang terkait, tetapi juga untuk menginspirasi generasi muda untuk mempelajari bidang astronomi dan fisika yang ke depannya diharapkan dapat terlibat dengan riset garis depan terkait bidang kosmologi.

*Dekan FMIPA, Wahyu Srigutomo, Ph.D

Beliau juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras panitia dari KK Astronomi yang memungkinkan SSGC2020 ini bisa dilaksanakan. Wahyu Srigutomo, Ph. D. juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada para pengajar dan peserta atas partisipasinya. Beliau berharap selain peserta dapat menambah pengetahuannya, juga berkesempatan untuk menjalin kerjasama dalam riset di masa depan.

Kuliah Umum dari Para Pakar

SSGC2020 diisi dengan rangkaian kuliah umum. Kuliah umum pertama diberikan oleh Prof. Joel R. Primack, Ph. D. (UC Santa Cruz, USA) dengan judul “Our Current Understanding of the Physical Universe”. Sebagai kegiatan penutup dari rangkaian kegiatan SSGC2020 ini, Prof. Dr. Eiichiro Komatsu (Max-Planck-Insitute fur Astrophysik, Germany) akan menyampaikan kuliah umum kedua dengan judul “The New Quests for Physics of the Early Universe”.

Kedua kuliah ini terbuka untuk umum dan bisa diakses oleh publik lewat saluran resmi YouTube Prodi Astronomi ITB. Bagi mereka yang tidak bisa mengikuti secara langsung (live streaming), rekaman video kedua kuliah umum ini tetap bisa diakses di saluran resmi Youtube Prodi Astronomi ITB tersebut.

SSGC2020 ditujukan untuk mahasiswa tahap sarjana tingkat akhir, mahasiswa tahap magister, dan mahasiswa tahap doktoral tingkat awal. Dengan demikian, diharapkan mereka bisa mengikuti kegiatan dalam SSGC2020 ini dengan baik. Selama 10 hari dari tanggal 14-25 September 2020 (kecuali akhir pekan), para peserta akan mendapatkan materi dari para astrofisikawan terkait dengan dark matter. Kegiatan berupa perkuliahan di kelas (total 33 jam dalam 22 pertemuan), 4 pertemuan workshop yang akan memberikan mereka pengalaman pengolahan data untuk semakin memantapkan pemahaman mereka tentang materi kuliah (total 8 jam), 1 sesi sharing tentang NASA (1,5 jam), 2 kuliah umum (total 3 jam), dan 2 pertemuan presentasi peserta di hari terakhir SSGC2020 (total 3 jam). Total kegiatan dalam SSGC ini mencakup 48,5 jam kegiatan.

Workshop dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil agar efektif, dan dibatasi hanya untuk 42 partisipan saja. Peserta yang terpilih mengikuti workshop diberi kesempatan mendaftar sebagai mahasiswa sementara ITB (selama workshop) dengan mendaftar melalui usm.itb.ac.id dan mengunggah persyaratan yang diwajibkan oleh direktorat pendidikan non reguler. Kepada mereka diberikan transkrip nilai yang disetarakan dengan kuliah pilihan Ekstragalaksi di Prodi S1 dan Kapita Selekta Galaksi Kosmologi S2 Astronomi.

Sumber: Rilis KK Astronomi ITB