Berita / Utama

ITB Bagikan Hand Sanitizer kepada Sejumlah Rumah Sakit di Jawa Barat

Adi Permana - Senin, 30 Maret 2020, 15:04:14 - Diperbaharui : Selasa, 14 - April - 2020, 20:54:48
*Dok. BPUDL ITB

BANDUNG, itb.ac.id – Sebagai bentuk kontribusi dalam pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19), ITB melalui Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL) melakukan pembagian hand sanitizer secara gratis kepada sejumlah rumah sakit di Jawa Barat. Pembagian hand sanitizer tersebut dilakukan mengingat saat ini sedang terjadi kelangkaan ketersediaan hand sanitizer di toko-toko.

Dalam pelaksanaannya, BPUDL-ITB menggandeng Sekolah Farmasi ITB, Bumi Medika Ganesha (BMG), dan Sekolah Ilmu Teknologi Hayati (SITH) untuk ikut serta melaksanakan pembagian hand sanitizer tersebut. Beberapa dosen dan praktisi yang terlibat diantaranya Dr. Ahmad Faizal (SITH), Dr. Deddy Priatmodjo Koesrindartoto (Dir. BPUDL-SBM), Dr. Apt. Sophi Damayanti (SF), Dr. Apt. Yulianto (SF), Apt. Bhekti Praktiwi, M.Si (SF), Iwa Kartiwa, M.OR (SF), Apt. Dewi Fitriani, M.Si (Alumni FAITB), dan Apt. Inshe Melori (BMG).

Kepala BUPDL-ITB Dr. Deddy Koesrindartoto mengatakan, 200 liter hand sanitizer yang didistribusikan ke beberapa rumah sakit di Bandung tersebut meliputi Rumah Sakit Hasan Sadikin, Rumah Sakit Santosa, Rumah Sakit Muhammadiyah, Rumah Sakit Al Islam, dan beberapa rumah sakit lainnya di Cirebon, Garut, Kuningan, Majalengka, Cileunyi, Padalarang dan bahkan sampai ke Rumah Sakit Persahabatan Jakarta Timur.

“Rumah sakit yang kami distribusikan hand sanitizer adalah rumah sakit sekitar Bandung dan rumah sakit yang dijadikan rujukan oleh pemerintah. Proses distribusi dilakukan dengan meminta Faskes (Fasilitas Kesehatan) yang langsung mengambil ke lokasi pembuatan. “Mereka sangat membutuhkan, bahkan sampai datang dengan berbagai moda untuk mengambil,” ujar Dr Deddy kepada Humas ITB.

Deddy melanjutkan, ITB melalui BUPDL sudah menyiapkan kegiatan lanjutan untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19, namun belum bisa disampaikan untuk saat ini. Dia pun berharap seluruh sivitas akademika ITB dapat bersinergi, bahu membahu, untuk ikut berkontribusi melakukan mitigasi wabah COVID-19 sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Reporter: Diah Rachmawati (Teknik Industri, 2016)