Berita / MoU

Kolaborasi Riset, ITB dan PT. Dahana Jalin Nota Kesepahaman Bersama

Adi Permana - Jumat, 23 Agustus 2019, 17:04:20 - Diperbaharui : Senin, 26 - Agustus - 2019, 16:53:39

*Direktur PT. Dahana Ir. Budi Antono dan Rektor ITB Prof. Kadarsah Suryadi berjabat tangan usai penandatanganan nota kesepahaman bersama. (Foto: Adi Permana/Humas ITB)

BANDUNG, itb.ac.id -- Dalam rangka memperkuat kolaborasi antara akademisi dan industri, Institut Teknologi Bandung menandatangani nota kesepahaman bersama dengan PT. Dahana (Persero) dalam bidang penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.


Bertempat di Rapim A, Gedung CCAR ITB, Jalan Tamansari No. 64 Bandung, Senin (19/8/2019), nota kesepahaman bersama tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi DEA., dengan Direktur PT. Dahana Ir. Budi Antono. 

Turut disaksikan pula oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan ITB Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto Trilaksono, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Prof. Dr. Eng. Ir. Deddy Kurniadi, M.Eng., bersama Wakil Dekan FTI, dan jajaran lainnya dari ITB. Sementara dari PT. Dahana pada kesempatan tersebut hadir juga Direktur Keuangan dan SDM beserta jajaran.

Pada sambutannya, Budi Antono memaparkan, bahwa PT. Dahana telah didirikan tahun 1966. Perusahaan tersebut 100 persen milik pemerintah dan bergerak di bidang bahan peledak serta jasa-jasanya. Berkantor di Subang, Jawa Barat, kini PT. Dahana memiliki karyawan sebanyak 1050 orang yang 13 di antaranya adalah dari ITB.

“Lini bisnis perusahaan ini adalah di sektor explosive manufacturing, drilling dan blasting services, related services dan defence related,” kata Budi yang merupakan lulusan Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung tahun 1992 itu.

Dia mengatakan melalui kerjasama ini, pihaknya berharap dapat memperkuat hubungan antara industri dan akademisi, sejalan dengan model triple helix yaitu akademisi, pemerintah, dan industri. “MoU ini nantinya sebagai payung atas kerjasama-kerjasama yang akan dilakukan dengan ITB,” tambahnya.

Adapun aspek-aspek yang ingin dikerjasamakan yaitu pengembangan inhibitor reactive ground untuk bahan peledak, penjajakan penelitian terkait dengan limbah nitrat, penelitian terkait dengan biogradable explosive, desain sistem proteksi petir untuk kawasan EMC PT. Dahana, analisa kemantapan lereng di proyek Banten.

*Direktur PT. Dahana dan Rektor ITB saling bertukar cenderamata usai kegiatan penandatanganan nota kesepahaman bersama. (Foto: Adi Permana/Humas ITB)

Menyambut nota kesepahaman tersebut, Rektor ITB Prof. Kadarsah menyampaikan rasa terima kasih karena telah memilih ITB sebagai partner kerjasama. Kadarsah berharap, semoga apa-apa yang akan dikerjasamakan kemudian dapat terlaksana dengan baik. “Semoga pertemuan kita mendapatkan ridho dari Allah. Kami sangat menyambut baik dan siap mendukung atas kerjasama yang akan dilakukan,” ujarnya singkat.