Berita / Obituari

Guru Besar ITB Prof. Iftikar Z. Sutalaksana Tutup Usia

Adi Permana - Selasa, 12 Februari 2019, 20:51:44 - Diperbaharui : Rabu, 13 - Februari - 2019, 07:55:00


BANDUNG, itb.ac.id -- Institut Teknologi Bandung kembali berduka atas wafatnya Prof. Dr. Ir. lftikar Z. Sutalaksana pada Selasa (12/2/2019) pukul 07.15 WIB di Rumah Sakit Borromeus Bandung. Almarhum adalah Guru Besar pada Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB.


Sebelum dikebumikan di pemakaman ITB Cibarunai, almarhum disalatkan terlebih dulu di Masjid Salman ITB lalu dilanjutkan acara pelepasan di Aula Barat ITB. Suasana haru mewarnai pelepasan tersebut. Tampak hadir para wakil rektor, dekan, keluarga dan kerabat, dosen, tenaga kependidikan, dan segenap civitas akademika ITB.

Mewakili ITB, Prof. Bambang Riyanto Trilaksono selaku Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi dan Kemitraan ITB menyampaikan, rasa duka yang amat dalam atas berpulangnya senior yang sangat dihormati dan dicintai. Semoga Allah menerima segala amal bakti, jasa-jasa, serta pengabdian almarhum yang telah disumbangkan, baik kepada institusi ITB maupun bangsa dan negara Indonesia.



"Prof. Iftikar adalah dosen ITB yang berbagai karyanya perlu kita rujuk bersama dan sikap hidupnya perlu dicontoh sebagai teladan," kata Prof. Bambang dalam sambutannya mewakili seluruh keluarga besar ITB.

"Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami atas nama seluruh keluarga besar ITB menyampaikan belasungkawa yang mendalam, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menerima peristiwa ini," tutupnya. 

Sementara itu, mewakili pihak keluarga, Uki Kastaman Basyara menyampaikan permohonan maaf bilamana terdapat kesalahan almarhum selama aktif menjadi dosen, atau selama bertugas di ITB juga selama kuliah di ITB. "Kalau ada kesalahan mohon dimaafkan," katanya. 



Prof. Dr. Ir. lftikar Z. Sutalaksana lahir di Cimahi, 19 April 1954 silam. Menjadi dosen di ITB pada 1978 dan diangkat sebagai Guru Besar pada 1 Januari 2019. Pendidikan terakhirnya ialah Doktor di Katholieke Universiteit Leuven, Belgia tahun 1983.

Selama di ITB, beliau pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknik Industri tahun 1998 – 2002, Kepala Laboratorium Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi tahun 2009 – 2012, Ketua Kelompok Keahlian Manajamen Industri (KKMI) tahun 2010 – 2013, Ketua Kelompok Keahlian Ergonomi, Rekayasa Kerja dan Keselamatan Kerja (KK ERK3) tahun 2015 – 2018.

Almarhum juga pernah menjabat Ketua Komisi IV (Penelitian dan Pengembangan K3) Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N) Kementerian Ketenagakerjaan periode 2017-2021.

Penghargaan yang pernah diraih ialah Dosen Teladan III tingkat ITB tahun 1985, Penghargaan 25 Tahun dari ITB tahun 2003, Satya Lancana Karya Satya 30 tahun dari Presiden RI tahun 2010, Penghargaan 35 Tahun dari ITB tahun 2015, dan Penghargaan 40 Tahun dari ITB tahun 2018.