Berita / MoU

Pemkab Tana Toraja Jalin Kerjasama dengan ITB untuk Pengelolaan Tata Ruang dan Peningkatan Potensi Pariwisata

Adi Permana - Sabtu, 22 September 2018, 09:51:05 - Diperbaharui : Sabtu, 22 - September - 2018, 11:55:52

BANDUNG, itb.ac.id  -  Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Institut Teknologi Bandung (ITB) secara resmi menjalin nota kesepahaman bersama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada hari Selasa, 19/9, yang berlangsung di Labtek 1 ITB, Bandung. Nota Kesepahaman Bersama ini didasarkan atas itikad baik kedua belah pihak dalam rangka mendukung pengembangan kabupaten Tana Toraja.

Penandatanganan secara simbolis dilakukan Bupati Tana Toraja yang berhalangan hadir, sehingga diwakili Viktor Datuan Batara selaku Wakil Bupati, dan Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA. Turut hadir dalam acara tersebut Ibu Bupati Tana Toraja beserta sejumlah pimpinan SKPD Tana Toraja serta dan pimpinan ITB di antaranya Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kemitraan, Prof. Bambang Riyanto, Wakil Rektor Bidang Adminsitrasi Umum, Alumni, dan Komunikasi Dr. Miming Miharja, S.T., M.Sc., Eng., Direktur Kemitraan dan Hubungan Internasional Dr. Ir. Edwan Kardena,  Dekan SAPPK ITB Prof.Dr.Ing.Ir. Widjaja Martokusumo, dan Direktur Humas dan Alumni Dr. Samitha Dewi Djajanti.

Dalam sambutan Wakil Bupati Tana Toraja, Viktor Datuan menyampaikan gambaran wilayah Tana Toraja dengan potensi yang besar khususnya di bidang pariwisata. “Saya ingin meminta dukungan dari ITB untuk bisa membantu merencanakan bagaimana destinasi-destinasi wisata yang ada di Tana Toraja jadi lebih apik, bersih, dan tertatat sehingga kunjungan wisatawan semakin meningkat,” ujar Viktor. Sejumlah poin yang tercantum pada nota kesepahaman ini, yaitu bidang pendidikan, bidang pariwisata dan tata ruang.

Viktor juga menyampaikan bahwasanya banyak putra Tana Toraja yang memiliki keinginan untuk menempuh pendidikan tinggi di ITB. Ia berharap melalui kerjasama ini pihak ITB dapat membantu membimbing para siswa Tana Toraja sehingga mampu melanjutkan pendidikan ke institusi ini yang dikatakannya tidak mudah untuk lolos seleksi masuk. 

Sementara itu Rektor ITB, Prof. Kadarsah, menyambut baik kerjasama yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Tana Toraja. Menurut Rektor, ITB siap membantu program pengembangan masyarakat dan wilayah Tana Toraja dengan didukung oleh sumber daya manusia yang ahli di bidangnya, seperti ahli perencanaan wilayah dan kota, arsitektur dan pariwisata. 

Pengembangan pariwisata perlu menjadi perhatian untuk meningkatkan pendapatan domestik Indonesia di bidang pariwisata ujar Rektor. Dari segi pengembangan sumber daya manusia, Rektor juga menyampaikan fasilitas ADIK (Afirmasi Pendidikan Tinggi) dari kemenristekdikti yang selama ini sudah berjalan untuk putra-putri daerah. “Putra-putri dari Tana Toraja saya kira sudah ada yang menjadi mahasiswa di ITB dan banyak dari mereka berprestasi di ITB,” ujar Prof. Kadarsah.

Pelaksanaan MoU kali ini tampak berbeda dikarenakan sentuhan budaya Tana Toraja yang begitu khas. Setiap tamu terlihat dikalungkan kain tenun panjang khas Tana Toraja. Tidak hanya itu,  Tari Pa’gellu yang sarat dengan makna suka cita dipersembahkan rombongan tamu untuk menyambut Rektor ITB beserta jajarannya.

Penandatanganan MoU ini kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan diskusi mengenai program-program kegiatan di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang nantinya bisa dilanjutkan dalam bentuk kerjasama. Diskusi ini berlangsung di Prodi Arsitektur SAPPK ITB, bersama sejumlah Kaprodi, para dosen, serta asisten akademik dan mahasiswa arsitektur.

Reporter: Nabila Nurul M.