Berita / Utama

Mahasiswa Kriya ITB Tampilkan Tugas Akhir Dalam Pameran Karya

Ahmad Fadil - Rabu, 6 Juni 2018, 15:01:02 - Diperbaharui : Rabu, 6 - Juni - 2018, 15:43:10

Bandung, itb.ac.id - Hari ini, Rabu, 6/6/2018, suasana di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB) tampak meriah. Berbagai karya tekstil dan keramik hasil tugas akhir sekitar 30 mahasiswa Prodi Kriya dipamerkan disini.

“Pameran ini merupakan salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa Prodi Kriya di ITB,” ujar Dr. Gita Winata, Ketua Prodi Kriya ITB, saat dihubungi via telepon seluler oleh humas  ITB. Setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk menjelaskan hasil karyanya kepada pengunjung yang datang ke booth mereka seluas 3x3 meter persegi.

Ini bukan pertama kali mahasiswa Prodi Kriya memamerkan hasil karyanya. Sebagai langkah besar mensukseskan misi ITB sebagai Entrepreneur University, pameran ini sangat tepat untuk menghasilkan entrepreneur-entrepreneur muda di bidang kriya. “Saat ini tercatat sekitar 60 hingga 70 persen mahasiswa Prodi Kriya yang telah lulus menjadi entrepreneur,” ungkap Gita.

Karya yang mendominasi pameran ini adalah produk fashion.  Diantaranya, karya produk fashion hasil rancangan Veria Atiyasanta yang mengeksplorasi teknik reka latar tekstil bercitrakan karat.

Selain fashion, ada pula karya berupa anyaman pandan. Anyaman yang merupakan salah satu warisan kebudayaan Indonesia ini, memiliki nilai filosofi yang erat dengan keseharian masyarakat kita. Ditampilkan dengan sangat apik oleh Phang Desnica, dirinya mengaku mengeksplorasi anyaman pandan tersebut dalam bentuk warna, ukuran, tekstur, dan sentuhan teknik pada berbagai produk fashion yang bersifat classic-modern.

Gita berharap para mahasiswa bisa meneruskan kiprahnya ke jenjang yang lebih tinggi di bidang kriya, baik secara keprofesian, maupun secara akademis ke jenjang S2 maupun S3.  “Beberapa produk terbaik karya mahasiswa-mahasiswi ini, akan  kami seleksi untuk kemudian diikutkan ke dalam Fashion Show di Paskal Bandung pada bulan Juli mendatang,” pungkas Gita.


Dokumentasi : Dr. Gita Winata