Berita / Akademik

Orasi Ilmiah Guru Besar ITB : Kerjasama Berbagai Pihak Sangat Diperlukan

Fauziah Maulani - Sabtu, 23 Desember 2017, 09:08:18 - Diperbaharui : Selasa, 9 - Januari - 2018, 15:24:05

BANDUNG,itb.ac.id – Tahun 2017, ITB memiliki sejumlah Guru Besar baru. Dua diantaranya yaitu Profesor Jessie Sophia Pamudji, Guru Besar di bidang Farmasetika dari Sekolah Farmasi, dan Profesor I Wayan Sengara, Guru Besar di bidang Rekayasa Geoteknik dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, keduanya memberikan orasi ilmiah pada hari Jumat (22/12/2017).


Pada sesi pertama, Prof. Jessie memberikan orasi yang berjudul “Peran Farmasi Fisika dan Biofarmasi dalam Pembuatan Sediaan Farmasi yang Aman dan Berkhasiat”. Menurutnya, terdapat beberapa usaha dalam meningkatkan stabilitas obat dalam tubuh, diantaranya mikroenkapsulasi, pengaturan waktu pemberian obat, dan pembuatan nanoemulsi untuk meningkatkan penetrasi kulit.


Farmasi fisika dan Biofarmasi mempunyai manfaat dalam pembuatan sediaan farmasi. Farmasi fisika membantu seorang farmasis dalam memprediksi hubungan antara kelarutan, disolusi, dan komponen farmasi fisika lainnya dengan sifat biologi, sedangkan Biofarmasi memberikan gambaran bagaimana suatu obat dalam bentuk sediaan dapat mencapai sirkulasi darah dalam jumlah yang ditentukan.

“Farmasi Fisika dan Biofarmasi akan terus berkontribusi di masa kini maupun di masa depan untuk membantu mencari solusi bagi industri farmasi dalam menentukan bahan aktif dan menyusun formula,” ujar Prof. Jessie mengakhiri orasinya.


Pada sesi kedua, Prof. I Wayan Sengara, memaparkan orasinya yang berjudul “Peran dan Aplikasi Pemodelan Geoteknik dalam Mendukung Desain Bangunan di Indonesia”. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2015, pertumbuhan infrastruktur Indonesia baru mencapai 4,73%, sedangkan untuk menjadi negara maju di tahun 2025 harus mencapai 7% kontribusi terhadap PDB (Produk Domestik Bruto).


Indonesia membutuhkan pembangunan infrastruktur yang luar biasa kedepan, menuntut dukungan Ilmu Rekayasa Geoteknik agar dapat memberikan keselamatan publik dan penghematan biaya konstruksi. Perkembangan pemodelan geoteknik telah memberikan suatu kemajuan, kemudahan, dan percepatan dalam proses desain, sehingga mestinya optimasi desain dapat ditingkatkan.