Berita / Institusi

Hibah Dari PT Freeport Indonesia, ITB Resmikan Gedung Labtek XIV

Fivien Nur Savitri, ST, MT - Kamis, 14 Desember 2017, 04:05:58 - Diperbaharui : Kamis, 14 - Desember - 2017, 08:26:06

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA., meresmikan  Gedung Laboratorium Teknologi (Labtek) XIV SBM ITB pada hari ini, kamis (14/12/2017) Pukul 11:00 WIB, di Kampus Ganesha Bandung. 


Gedung bertingkat 6 lantai dengan luas 5.482 meter persegi itu merupakan hibah dari PT Freeport Indonesia yang diserahterimakan pada hari yang sama dengan peresmian Gedung. Gedung Labtek XIV ini merupakan perluasan gedung lama Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB yang dibangun tahun 1954 dan pernah dipeluas tahun 1962.


Penanggung jawab pembangunan Gedung  Labtek XIV, Budi Permadi Iskandar, MSP., mengatakan bahwa tahap penyelesaian gedung dilaksanakan dua tahun setelah peletakan batu pertama di tahun 2015. “Penyelesaian interior dilakukan dengan bantuan perusahaan dan pribadi-pribadi, diantaranya ialah Bank BCA, Triputra Agro, Bank BNI, dan Bank BTN, Noni Sri Ayati Purnomo, Adrianto Djokosoetono, Hatta Rajasa dan Bakti S. Luddin”, ungkap Budi. 

Gedung Labtek XIV ini merupakan hasil rancangan arsitek-arsitek senior ITB. Ir. Basauli Umar Lubis, MSA,Ph.D, yang juga aktif sebagai staff pengajar Jurusan Arsitektur di Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB, mengatakan bahwa desain gedung melanjutkan upaya para Arsitek pertama Indonesia dalam mengembangkan arsitektur tropis.


ITB dengan dukungan PT Freeport Indonesia membangun gedung ini dengan turut menampilkan para ahli dibidangnya, antara lain Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknologi Informasi, Teknik Fisika, dan Desain. Membawa konsep green and smart building, Labtek XIV ITB mempunyai keunikan dan fitur yang berbeda dengan gedung lainnya di area komplek kampus ITB Ganesha. 

Gedung yang dilengkapi dengan sel pengolah sinar matahari menjadi listrik untuk sistem pencahayaan gedung dan ruang merupakan salah satu bagian smart building di bidang energi pada gedung ini. Sistem ini merupakan perluasan dari Laboratorium Manajemen Energi untuk Program Studi Teknik Fisika ITB. Jumlah energi listrik yang digunakan dapat dipantau melalui monitor di setiap lantai dan kelas. 



Para ahli dari Teknik Fisika ITB membantu dalam pengaturan tata suara berenergi rendah di dalam Auditorium gedung ini.  Tim konsultan interior dibantu oleh ahli interior dari Fakultas Seni Rupa dan Desain  ITB  dalam menampilkan ornamen Papua yang lekat dengan  unsur tradisional pedalaman ke dalam bentuk modern.

Beberapa fasilitas yang disediakan dalam gedung ini untuk kegiatan perkuliahan, perkantoran, dan pusat riset bisnis diantaranya adalah ruang kelas, ruang teleconference, auditorium, ruang kantor dan bisnis. Harapan kedepan gedung ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kegiatan perkuliahan dan riset bisnis di ITB.

Dokumentasi Foto : Ahmad Fadhil