Program Mahasiswa Wirausaha: Mendorong Mahasiswa Menjadi Wirausahawan Muda

Irfaan Taufiiqul Rayadi - Selasa, 18 April 2017, 16:24:47 Lihat foto berita ini

BANDUNG, itb.ac.id – Seratus dua puluh dua tim yang terdiri lebih dari 300 mahasiswa ITB mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2017. Bertempat di Aula Timur ITB, acara yang dilaksanakan pada Minggu (16/04/17) mengambil konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan hanya presentasi, peserta juga diwajibkan untuk memamerkan inovasi bisnis yang mereka bawakan kepada pengunjung. Sedangkan, penilaian inovasi bisnis akan dilakukan oleh dosen-dosen dari Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB, perwakilan Lembaga Kemahasiswaan ITB, dan pengusaha-pengusaha muda, dengan cara mengunjungi setiap stan dan mewawancarai masing-masing tim.

Selain bentuk seleksi dengan metode pameran, hal yang berbeda dari PMW 2017 adalah adanya kerja sama antara ITB Career Center dengan Barudak ITB Juara. Dengan adanya kerja sama ini, peserta PMW diwajibkan untuk membuat proposal dengan format Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM), sebagai salah satu syarat administrasi. Hal ini dilakukakan agar ketika pendaftaran PKM sudah dibuka nantinya, tim-tim yang berhasil diwajibkan untuk memasukkan inovasi bisnisnya ke PKM Kewirausahaan.
Terdapat dua kategori utama dalam PMW 2017 ini, yaitu kategori start up bagi tim dengan inovasi yang baru pertama kali diajukan, dan kategori scale up bagi tim mahasiswa yang inovasi bisnisnya pernah diikutsertakan pada PMW-PMW sebelumnya, dan ingin dikembangkan lebih lanjut. Untuk kategori start up, terdapat 117 tim yang terbagi lagi dalam beberapa kategori, yaitu 25 tim kategori Boga, 5 tim kategori Sosial, 14 tim kategori Teknologi, 2 tim kategori Jasa, 41 tim kategori Kreatif, dan 35 tim kategori Industri. Kemudian, untuk kategori scale up sendiri, terdapat 5 tim yang ikut serta didalamnya. Untuk tahun ini sendiri, dana maksimal yang akan diberikan untuk kategori start up adalah sebesar 10 juta rupiah pertim dan sebesar 15 juta rupiah pertim untuk kategori scale up.

Reporter : Muhammad Adil Setiyanto Suhodo (Teknik Lingkungan 2014)
ITB Journalist Apprentice 2017
Sumber gambar : Dokumentasi pribadi