Up-Real State, Pameran Produk Bisnis Mahasiswa Kewirausahaan ITB

Irfaan Taufiiqul Rayadi | Minggu, 16 April 2017, 05:19:26 | Lihat foto berita ini

BANDUNG, itb.ac.id - Mahasiswa pogram studi Kewirausahaan SBM ITB menggelar pameran sekaligus peluncuran 40 start-up mereka di GL Floor Paris Van Java (PVJ) pada Sabtu (15/04/2017). Pameran bertajuk ”Up-Real State” ini memamerkan bisnis para mahasiswa Kewirausahaan angkatan 2018 yang terdiri dari empat sektor usaha, yaitu fashion, food and beverages, jasa dan juga IT. Pameran dibuka oleh Wawan Dhewanto, Ph.D selaku Kepala Program Studi Kewirausahaan. Ruang pameran didesain secara terbuka dengan ornamen pipa paralon untuk memudahkan akses keluar masuk pengunjung.

Acara ini kami buat untuk mengeskalasi dan bertemu target market produk-produk kami secara langsung. Maka dari itu, pameran diberi nama "Up-Real State’' yang merupakan penggabungan dari kata start-up dan real market. Pameran dan market place yang berlokasi di pusat perbelanjaan teramai di Bandung ini membuat kami dapat bertemu konsumen dan masuk ke dalam pasar pada waktu yang bersamaan,” ungkap Zed Ridlo, mahasiswa Kewirausahaan 2018 selaku ketua acara Up-Real State.

Salah satu bisnis kuliner yang dipamerkan adalah “Khano” milik Platino Mulya, Kharisma Muhammad, dan Farhana Desfila. Khano merupakan makanan “vernacular” yang mengolaborasikan produk makanan luar dan indonesia. “Nachos di Khano beda tentunya. Karena konsep kami vernacular, kami menyajikan nachos yang berasal dari kripik singkong khas Indonesia dengan sambal matah yang digemari banyak orang.” jelas Platino Mulya.

Selain exhibition dan market place, pameran yang dikemas dengan konsep art exhibition ini juga memiliki talkshow hasil kolaborasi dengan Lingkaran.co, sebuah komunitas edukasi di Bandung yang memiliki acara rutin berupa penyelenggaraan kelas-kelas developing skills dan sharing knowledge. Talkshow yang berlangsung dari pukul 11.00-18.15 WIB ini diisi oleh 7 pembicara yang merupakan fashion blogger dan wirausahawan. Hadir pula founder dan CEO dari beberapa studio yang bergerak di bidang pendukung bisnis seperti Bayurengga Mauludy (Founder dan CEO POT Branding House) dan Daivalana Mahardika (Founder Meja Bunder Studio).

Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi
Reporter : Silvi Absharina (Sekolah Bisnis dan Manajemen 2016)
ITB Journalist Apprentice 2017