Berita / Utama

Unjuk Gigi, UKM Capoeira Pertunjukkan Atraksi di Kampus ITB

Irfaan Taufiiqul Rayadi - Sabtu, 8 April 2017, 16:48:49 - Diperbaharui : Rabu, 10 - Mei - 2017, 07:09:50

BANDUNG, itb.ac.id – Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Capoeira ITB menunjukkan kebolehannya melalui pertunjukan bertajuk “Capoeira in Action”. Pertunjukan yang digelar di Lapangan Basket ITB pada Jumat (07/04/17) ini merupakan acara rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai wujud UKM Capoeira ITB mengekspresikan kreativitas dan menunjukkan eksistensinya. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bagi para anggota UKM Capoeira ITB untuk menunjukkan kemampuan bela diri yang telah dipelajari.

Acara yang dimulai pada pukul 18.00 ini sebelumnya diawali dengan pemanasan dan persiapan anggota UKM Capoeira ITB di tempat. Pemanasan dilakukan dengan melenturkan tubuh dan membunyikan alat-alat musik khas yang membangkitkan semangat pemain serta mematangkan gerakan-gerakan yang telah mereka pelajari selama kurang lebih 1,5 bulan. Acara utama diisi dengan spektakuler melalui tarian Pogo dan tarian Maculele. Tarian yang menggambarkan kegembiraan pemuda-pemudi dan tarian perang khas Capoeira itu sukses mencuri perhatian para penonton yang memenuhi tribun Lapangan Basket ITB.

Tentang UKM Capoeira ITB

Capoeira merupakan salah satu unit bela diri ITB yang telah berdiri sejak belasan tahun lalu. UKM ini bergabung dalam organisasi Capoeira yang lebih besar yaitu Grupo Capoeira Brazil Indonesia. Seluruh komunitas Capoeira di Indonesia yang tergabung dalam komunitas tersebut acap kali berkolaborasi dalam melakukan suatu atraksi. Pertunjukan “Capoeira in Action” pun merupakan hasil kolaborasi antara UKM Capoeira ITB dengan komunitas Capoeira beberapa universitas di Bandung lainnya seperti Universitas Padjajaran dan Telkom University. Melalui pertunjukan ini, UKM Capoeira ITB berharap agar seni bela diri ini lebih membumi serta semakin banyak peminatnya sehingga pertumbuhannya pun akan semakin pesat dan manfaatnya makin dirasakan oleh masyarakat luas.

Reporter : Alma Cantika Aristia (Rekayasa Pertanian 2014)
ITB Journalist Apprentice 2017
Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi