Mengenal Lebih Dekat Prof. Dr. Matthias Aroef

Irfaan Taufiiqul Rayadi | Jumat, 24 Maret 2017, 15:36:18 | Lihat foto berita ini | Diperbaharui : Jumat, 19 - Mei - 2017, 03:24:16

BANDUNG, itb.ac.id - Teknik Industri merupakan salah satu program studi yang sudah didirikan sejak lama di kampus ITB. Namun, Teknik Industri ITB tidak akan berdiri tanpa kehadiran tokoh bernama Prof. Dr. H. Matthias Aroef, MSIE, IPM, seorang teknokrat yang berjasa banyak di bidang keilmuan Teknik Industri di Indonesia, khususnya di ITB.

Matthias Aroef, Bapak Teknik Industri Indonesia

Matthias Aroef dilahirkan di Padang, 20 September 1930. Karir pendidikannya dimulai sejak ia lulus dari program studi Teknik Mesin Universitas Indonesia dan meraih gelar sarjana muda di tahun 1954. Ia pun melanjutkan studinya dan sukses meraih gelar doktor di bidang industrial engineer dari Ohio State University, Columbus, Amerika Serikat.

Sekembalinya ia dari Amerika Serikat, beliau kemudian memulai karir sebagai tenaga pengajar di ITB, Ia pun lama kelamaan dikenal sebagai pencetus lahirnya jurusan teknik dan manajemen industri di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, namun ialah yang pertama mendirikkan jurusan Teknik Industri ITB.


Selayang Pandang Teknik Industri

Teknik Industri merupakan salah satu program studi yang berdiri dibawah naungan Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB bersamaan dengan Teknik Kimia, Teknik Fisika, Manajemen Rekayasa Industri, Teknik Pangan, dan Teknik Bioenergi dan Kemurgi. Seseorang yang diberi gelar sarjana teknik industri merupakan seseorang yang berhadapan dengan sistem. Didalam program studi ini, mahasiswa akan bergelut dengan tiga hal utama, yakni produktivitas, efektivitas, dan efisiensi.

Struktur kurikulum di program studi Teknik Industri diawali dengan Tahap Persiapan Bersama (TPB), kemudian dilanjutkan dengan mata kuliah di tingkat prodi. Beberapa nama mata kuliah yang tidak asing di telinga mahasiswa program studi Teknik Industri diantaranya Sistem Basis Data, Pemodelan Sistem, Organisasi & Manajemen Perusahaan Industri, dan masih banyak lain. “Seorang Teknik Industri adalah seorang Productivity Engineer dimanapun dia berada.” ucap Prof Dr. Matthias Aroef.

Di tahun 2017 ini, Teknik Industri ITB telah menyelesaikan proses renovasi gedung Laboratorium Teknik (Labtek) III, dan kini dinamai dengan nama Matthias Aroef. Peresmian gedung ini akan dilakukan di hari Sabtu (25/03/17) di gedung Labtek III.