Design Warehouse Project Sajikan Karya Mahasiswa Desain Produk ITB

Abdiel Jeremi W | Selasa, 14 Februari 2017, 07:19:10 | Lihat foto berita ini

BANDUNG, itb.ac.id – Kemajuan teknologi dan kebutuhan manusia semakin memacu lahirnya inovasi-inovasi baru dalam kehidupan manusia. Sebagai institusi pendidikan yang entrepreneurial, ITB mendorong akademisinya untuk menelurkan karya-karya yang inovatif. Sebagai ilmu yang mempelajari humaniora dan seni visual, prodi Desain Produk konsisten menghasilkan karya-karya yang inovatif. Pada Senin (13/02/17), Himpunan Mahasiswa Desain Produk INDDES ITB menunjukkan hasil penelitian dan pendidikan mereka melalui Design Warehouse Project di selasar gedung CADL Lantai 1 ITB.

Produk yang Solutif dan Menginspirasi

Design Warehouse Project merupakan pameran karya akademis mahasiswa Desain Produk ITB. Karya-karya yang ditampilkan adalah karya yang dihasilkan selama semester ganjil T.A. 2016/2017 dari berbagai mata kuliah di prodi Desain Produk, termasuk Tugas Akhir. Berbagai macam produk atau prototip ditamilkan dalam pameran ini, seperti furnitur, otomotif, elektronik, pakaian, dan lain sebagainya. Setiap karya yang ditampilkan memiliki keunikan yang membuatnya memiliki daya jual tinggi di pasar. Keunikan tersebut dapat berupa materia ataupun kegunaannya. Contohnya, desain gitar yang minimalis untuk pengguna yang kerap bepergian dengan pesawat. Gitar tersebut memiliki dimensi yang tipis, sehingga dapat dibawa ke dalam kabin pesawat. Selain itu, beberapa karya dihasilkan melalui kerja sama dengan perusahaan industri. Di sebelah gitar yang minimalis, terdapat gitar yang berukuran sedang. Gitar ini dirancang untuk wanita yang memiliki hobi bepergian dan bermain gitar. Gitar yang memiliki ukuran yang relatif kecil dibandingkan gitar lain ini diproduksi oleh Genta, perusahaan gitar asli Bandung.

 

Di sudut lain pameran ini, terdapat sebuah mainan yang familiar, yakni catur. Namun, catur ini memiliki papan berberntuk lingkaran. Selain itu, permainan catur ini mengembangkan karakter kerajaan dan batik Indonesia di dalamnya. Chess set rancangan Faradilla Intan K. (Desain Produk 2014) ini diproduksi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) KayaKayu. Bidak-bidak dalam permainan catur ini dilukis beserta pola batik Solo dan Jogjakarta. Mainan ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi anak-anak. “Keunggulan dari produk ini adalah keunikannya dan cara pembuatannya yang tidak menggunakan mesin,” ujar Faradilla ketika menjelaskan produknya. Tak heran, pameran ini didatangi oleh ratusan mahasiswa sejak pukul 13 hingga 21.