Berita / Utama

Kuliah Tamu Dept. Teknik Kimia: Mewujudkan Proses Industri yang Berkelanjutan (2)

Krisna Murti - Jumat, 20 Mei 2005, 16:32:32
Dasar implementasi proses industri yang berkelanjutan adalah arus siklus hidup (life cycle) proses yang juga berkelanjutan, yaitu siklus yang tertutup. Dalam usaha mengimplementasikan desain proses yang berkelanjutan perlu dilalui beberapa langkah, yaitu perumusan masalah, sintesis, analisis, dan evaluasi. Hal utama yang perlu dipegang dalam mendesain proses yang berkelanjutan adalah tiga pilar dasar konsep pembangunan berkelanjutan, yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial. Ini sekaligus menjadi batasan dalam usaha merumuskan masalah dalam pendesainan proses yang berkelanjutan. Prof. Hansen memberikan poin-poin penting yang dilakukan untuk tiap-tiap langkah menuju proses yang berkelanjutan. Dalam merumuskan masalah, perlu definisikan kebutuhan utama, tujuan desain, dan batasan-batasan yang ada. Kata kunci dalam proses sintesis adalah ‘draw’ dan ‘invent’. Dalam tahapan ini, brainstorming dalam tim sangat penting. Perlu diingat untuk selalu berpikir dalam fungsi (think in functions). Sebagai dasar, diperlukan referensi prinsip-prinsip green-engineering dan green-chemistry. Perumusan hasil diskusi dapat menggunakan diagram blok. Dalam proses analisa, penting untuk melihat dampak proses terhadap ekonomi, lingkungan, dan dunia sosial. Pada tahap ini pula dilakukan perhitungan keseimbangan energi dan masa serta aliran atom (life cycle atom flows). Pelibatan para stakeholder diperlukan dalam tahap evaluasi. Stakeholder harus diberikan presentasi mengenai konsep proses yang telah didesain dan mereka boleh memberikan komentar dan pertanyaan. Terakhir, Prof. Hansen memberikan beberapa slide yang berisi analisis mahasiswanya terhadap problem (soal) yang Prof. Hansen berikan kepada mereka. Tantangannya adalah membuat proses itu menjadi proses yang berkelanjutan. Beberapa kasus hasil analisa mahasiswa beliau antara lain, mengolah biomasa menjadi etanol, gula menjadi etilen, dan bahan bakar berbasiskan matahari untuk daerah tropis.