KM-ITB Kirimkan Relawan untuk Korban Banjir Bandung Selatan

By Cintya Nursyifa

Editor -

BANDUNG, itb.ac.id - Tak henti menebar empati, ITB kembali hadir berkontribusi melalui Keluarga Mahasiswa ITB (KM-ITB) yang mengirimkan relawan, dana, dan logistik bagi korban banjir Bandung Selatan. Para mahasiswa tersebut menyumbangkan tenaganya dengan cara turun langsung ke daerah bencana pada Jumat-Minggu (18-20/03/16). Relawan KM-ITB turut berpartisipasi dalam ketersediaan pangan, logistik, dan kebutuhan medis.

Sejak terjadi banjir di Bandung Selatan pada Selasa (08/03/16) hingga dinyatakan status siaga bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung mendirikan posko bantuan. Muhamad Burhanudin (Teknik Lingkungan 2012) sebagai koordinator relawan KM-ITB telah melakukan observasi di daerah Bandung Selatan pada Sabtu (12/03/16). Berdasarkan hasil observasi, sehari setelahnya KM-ITB langsung bergerak menggalang bantuan melalui pembukaan stand pengumpulan dana, logistik, dan relawan. Penggalangan dana juga dilaksanakan melalui kerjasama KM-ITB dan Rumah Amal Salman ITB. Hingga Jumat (18/03/16), relawan KM-ITB yang terdaftar sekitar 99 orang. Pada hari itu pula para relawan mulai turun ke tempat kejadian bencana dan ikut membantu sekitar 5.500 keluarga korban bencana banjir. Relawan KM-ITB membantu menyediakan nasi bungkus untuk para korban dan relawan yang mencapai sepuluh ribu nasi bungkus setiap harinya.

Selain itu, mereka juga membantu trauma healing untuk anak-anak dengan cara bermain dan membuat mainan-mainan sederhana dengan bekerja sama dengan Organisasi Bebek dari jurusan Teknik Fisika ITB. Relawan KM-ITB bergerak pula melalui pengadaan posko bantuan medis di RW 5 Kecamatan Andir, bekerja sama dengan Tim Bantuan Medis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan organisasi Volunteer Doctor untuk mengobati korban banjir yang terkena penyakit. Selain organisasi yang telah disebutkan, relawan KM ITB bekerja sama dengan Korsa Salman, Ikatan Alumni ITB, dan Palang Merah Indonesia (PMI) yang dikoordinir langsung oleh BPBP Kota Bandung.


Dana yang terkumpul direncanakan dialokasikan sebagai langkah preventif penanggulangan banjir, disamping untuk memenuhi kebutuhan logistik. Saat ini sedang didiskusikan mengenai langkah pencegahan yang tepat seperti misalnya pengembangan Early Warning System bersama rekan-rekan Meteorologi ITB dan pemetaan aliran sungai dengan rekan-rekan Geodesi ITB. Saat ditemui di selasar CC Timur pada Selasa (22/03/16) silam, Burhanudin sebagai koordinator relawan sekaligus kandidat Menteri Pengabdian Masyarakat Kabinet KM-ITB 2016 menyatakan kondisi di Bandung Selatan sudah membaik dan tidak ada kekurangan kebutuhan sehari-hari, banjir pun mulai surut.

Sumber Dokumentasi: Relawan KM-ITB

Musa Kazhim - 13414060
Dafi Adinegoro - 13313085
ITB Journalist Apprentice 2016