Hari Pahlawan Nasional: Mahasiswa ITB Kobarkan Semangat Nasionalisme Bersama Veteran

By Nida Nurul Huda

Editor -

BANDUNG, it.ac.id-Perjuangan pahlawan dalam memerdekakan Indonesia adalah upaya yang tidak pernah dilupkan oleh bangsa ini. Berbagai sosok telah memberanikan diri untuk bertarung demi tujuan tersebut. Tak ingin melupakan jasa pahlawan, mahasiswa ITB menunjukkan bentuk nasionalismenya melalui acara yang diselenggrakan oleh Keluarga Mahasiswa Bisnis dan Manajemen (KM-SBM) di Hari Pahlawan Nasional, Minggu,(10/11/13).Acara yang bertajuk "Sepenggal Sejarah: Temu Lintas Generasi" menyongsong tema nasionalisme dengan beberaparangkaian acara, seperti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional yang diadakan di Lapangan Parkir SBM dan Sharing Session Lintas Generasi dengan Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Auditorium SBM ITB.
"Acara ini merupakan program kerja KM-SBM ITB, selain itu rasa nasionalisme lah yang menjadi latar belakang acara ini", jelas Hans selaku Wakil Ketua Himpunan KM-SBM ITB. Dalam acara ini turut mengundang beberapa pahlawan kemerdekaan yang tergabung dalam LVRI-Bandung, Kabinet KM ITB, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan mahasiswa ITB sebagai peserta upacara dan sharing session. "Melalui acara ini,kami berharap bisa membangkitkan kembali rasa cinta mahasiswa ITB kepada Indonesia", tambah Hans.   

Antusias mahasiswa ITB terhadap acara ini cukup tinggi,hal itu dibuktikan degan banyaknya perwailam HMJ dan UKM yang datang mengikuti upacara tersebut.Perwakilan HMJ yang turut berpartisipasi diantaranya, Himpunan Mahasiswa Elektro (HME), Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika), Himpunan Mahasiswa Tamang (HMT), Ikatan Mahasiswa Geodesi (IMG) ,dan Ikatan Mahasiswa Metalurgi (IMMG). Dalam konsepnya,acara ini memang bertujuan mengajak mahasiswa ITB kembali mengenang sejarah. "Semoga melalui acara ini,mahasiswa IT tersadar dan tergerakkan untuk tetap berjuang demi bangsa kita",ujar Reza Marta Fawzy selaku panitia acara.

Pembina Upacara Peringatan Hari Pahlawan dipimpin oleh Ketua LVRI Bandung, Kolonel (Purn.) Soedirman. "Jadikanlah besi tua ini sebagai pusakayang bersemangat bagi kalian, tapi jangan sekali pun engkau jadikan besi tersebut sebagai rongsokan", tegasnya dalam sambutan. Besi tua yang dimaksud adalah sosok pahlawan bangsa
Indonesia. Suasana begitu hikmat dan haru, sampai terdengar desah-tangis dari beberapa veteran karena mengenang sejarah bangsa dan hening para peserta upacara ketika Soedirman memberikan sambutan.   

Dalam upacara tersebut, terdapat bagian yang istimewa yaitu peneyerahan bendera merah putih yang diikatkan pada bambu runcing kepada Nyoman Anjani (Ketua Kabinet KM ITB) sebagai sibolisasi penerusan perjuangan kemerdekaan dari para veteran kepada generasi muda ITB. "Simbolisasi tersebut menggambarkan betapa berharapnya mereka kepada kita. Marilah kita menunjukka wujud juang kita dengan cara masing-masing",tutur Nyoman setelah upacara usai.

Sebagai seorang terpelajar, Mahasiswa ITB tentu sadar bahwa hidup bukanlah sebatas masa depan, namun sejarah adalah bagian terpenting sebagai motivator demi kemajuan negara ini.Soekarno pernah berkata,"Jangan sekali-kali melupakan sejarah". Ingatlah sejarah bukanlah sebuah cerita tanpa makna, namun dari sinilah segalanya dimulai. Berjuanglah pemuda,bangkitlah Indonesia!

Oleh:Teguh Yassi Akasyah Putra dan Adhitya Gesar Hanafi (IJA 2013)