Dies 53 ITB: MWA Berharap ITB Siapkan SDM untuk Pembangunan Indonesia

Nofri Andis - Sabtu, 3 Maret 2012, 15:10:42 Lihat foto berita ini
BANDUNG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung sebagai perguruan teknik tertua di Indonesia telah mencapai usia 53. Pada peringatan dies 53 ITB di Aula Barat Jumat (2/2) kemarin, Majelis Wali Amanat (MWA) ITB berpesan agar ITB ikut bertanggung jawab menyiapkan Sumber Daya Manusia yang dapat mengisi kebutuhan pemangunan Indonesia di masa depan.

Ketua MWA ITB Yani Panigoro mengatakan, kebutuhan pembangungn infrastruktur dan industri di Indonesia harus dielaborasi dalam suatu masterplan ITB 10 sampai 20 tahun ke depan dengan membentuk karakter engineer masa depan.

Pembentukan karakter engineer masa depan diperlukan untuk menjawab tantangan perkembangan ekonomi dunia. "Dalam 10 tahun mendatang, dunia pasti berbeda dengan hari ini," kata beliau.

Yani menjelaskan, ketika dunia berubah, industri dan teknologi juga berubah. Hal yang akan terjadi di masa depan merupakan peluang yang perlu dicermati dan dipersiapkan dengan baik, kata dia.

Lantas, karakter engineer seperti apa yang diharapkan dapat menjawab perkembangan tersebut? Pertama, engineer harus melek perkembangan informasi. Kedua, pengembangan teknologi yang multisiplin.

"Hari ini, engineer berkembang leih kompleks. Ini adalah tuntutan zaman karena ilmu berkembang lebih multisiplin dengan batasan yang tipis," jelas dia.

Ketiga, engineer harus memiliki kompetensi global agar dapat bersaing dalam dunia global. Keempat, produk yang dihasilkan engineer harus mempertimbangkan keberlangsungan lingkungan untuk masa depan.

Selanjutnya, engineer harus punya kepekaan sosial dan tidak hanya mengejar keuntungan belaka. Terakhir, engineer harus mampu bekerja sama dalam lingkungan kerja.

Untuk mendapatkan karakter engineer tersebut, Yani menjelaskan konsep pendidikan perlu disesuaikan di bidang pendidikan dan penelitian. Tiga komponen yang paling penting adalah: Knowledge (pengetahuan), Skill (kemampuan), dan attitude (tingkah laku).

Pada peringatan dies kali ini, Yani Panigoro atas nama MWA juga mengucapkan selamat kepada pimpinan ITB, para Ilmuan dan Seniman yang telah berhasil mengukir prestasi dan mengharumkan nama ITB dan bangsa.