Berita / Obituari

Obituari: Prof. Sukirno, M.Sc., Ph.D

habiburmuhaimin - Minggu, 10 Januari 2010, 12:50:56
Almarhum SukrisnoBANDUNG, itb.ac.id - ITB kehilangan putra terbaiknya, Jumat (08/01/10). Sukirno, M.Sc., Ph.D. (50) berpulang menghadap Yang Maha Kuasa dengan meninggalkan nama baik setelah dosen Fisika ITB ini menghembuskan nafas terakhir pada pukul  18.30 WIB di Singapura. Minggu (10/01/10) pukul 08.00 WIB diadakan upacara pelepasan almarhum Sukirno oleh civitas akademika di Aula Barat ITB untuk selanjutnya dimakamkan di Cibarunai.Berpangkat Guru Besar, Almarhum juga menjabat sebagai sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) ITB sejak tahun 2006. Selain aktif sebagai dosen ITB, Almarhum juga turut serta dalam upaya pengembangan sekolah, khususnya di SMA Negeri 3 Bandung. Memegang jabatan Sekretaris Komite Sekolah, Almarhum beserta rombongan guru, karyawan, dan Komite Sekolah SMA 3 Bandung berangkat ke Singapura, Kamis (07/01/10) dalam rangka menjalin kerja sama dan studi banding ke beberapa sekolah di Singapura. Setelah kegiatan tersebut selesai, Jumat keesokan harinya, Almarhum kemudian meninggal dunia. Rumah duka bertempat di Jalan Menes No. 7 Komplek Tulip Permai, Bandung.

Almarhum Sukirno beserta anakPakar Fisika Material Elektronik yang lahir di Jakarta, 20 November 1959 ini meraih gelar sarjana dari Program Studi Fisika ITB. Almarhum melanjutkan S2 dan S3 nya di University of Salford, UK.

Ucapan Belasungkawa

Ucapan belasungkawa mengalir deras seiring kepergian Almuarhum. Armein Z. R. Langi, dosen serta kerabat Sukirno semenjak muda, mengungkapkan almarhum sebagai pribadi yang memiliki kebaikan hati. "Rasanya dalam situasi apapun, mas Kirno (red-almarhum Sukirno) itu selalu menghargai saya. Membuat saya merasa seperti orang penting," ujar Armein seperti dikutip dari blog pribadinya.

"Selamat jalan Pak Sukirno. Terima kasih atas bimbingan Bapak setahun yang lalu," kata Gema Satria, mahasiswa ITB 2008.

Keluarga besar Institut Teknologi Bandung mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya dan semoga amal shaleh yang almarhum telah ajarkan terus mengalir memberi ganjaran pahala yang berlipat ganda.