Workshop INHERENT ITB : Berbagi Pengetahuan dan Informasi

By kristiono

Editor -

BANDUNG, itb.ac.id - Dengan dihadiri oleh wakil dari 63 universitas se-Indonesia, Institut Teknologi Bandung menyelenggarakan Workshop Knowledge Sharing di Gedung ComLabs, Selasa (23/12). Bagian kegiatan INHERENT K 1 ITB untuk pembelajaran jarak jauh menggunakan e-Learning ini menghadirkan pembicara Kepala Admnistrator Jaringan ITB Affan Basalamah, Dosen FMIPA ITB Novriana Sumarti, Dosen FITB Ivonne M. Radjawane, Dwilarso dari CIEL SBM ITB, serta Kepala Pusat Pembelajaran Jarak Jauh ITB Dwi Hendratmo.

Selain paparan materi, peserta workshop juga dibekali dengan keterampilan praktis Pembuatan Konten Bahan Ajar dengan menggunakan Microsoft Producer, dan penggunaan Learning Management System (LMS) dengan menggunakan tool Moodle untuk Desktop. Pelatihan aplikasi berjuluk ComLabs Learning ini diberikan oleh tim dari ComLabs USDI-ITB. Dalam kesempatan yang sama, Arief Bachtiar memaparkan pengalaman penyelenggaraa kuliah bersama antara pengajar di ITB dengan mitranya dari universitas di seluruh Indonesia.

Pemodelan Oseanografi I di Departemen Fisika Universitas Bengkulu, Interaksi Manusia dan Komputer di Teknik Informatika UIN SUSKA, Manajemen Teknologi dengan Teknologi Industri Pertanian Universitas Brawijaya, Persamaan Differensial dengan Matematika Universitas Airlangga, dan Teknik Keselamatan Kerja dengan Teknik Industri Universitas Pattimura, kata Arief, merupakan beberapa contoh kuliah jarak jauh yang sudah sukses terselenggara. 

ITB berusaha menjalin kerjasama pembelajaran jarak jauh yang disesuaikan dengan kebutuhan dari universitas mitra. Apabila kesepakatan tercapai, ITB akan menugaskan satu tim terdiri atas dosen dan tenaga ahli untuk menyiapkan mulai dari silabus konten pembelajaran, penyelenggaraan perkuliahan bersama universitas mitra, hingga tahap evaluasi kegiatan.

Melalui kemitraan diharapkan terwujud kolaborasi sehingga antar dosen mata kuliah di setiap universitas dapat saling mentransfer pengetahuan dan metode pengajaran. Kolaborasi ini akan mendorong upaya standarisasi proses pengajaran serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara optimal.