Berita / Utama

Imagine Cup 2008 : Tim Antar Muka ITB Wakili Indonesia Final di Paris

kristiono - Jumat, 25 April 2008, 13:24:59
BANDUNG, itb.ac.id - Dewan juri Imagine Cup Indonesia 2008, Rabu (24/4), menetapkan Tim Antar Muka ITB yang beranggotakan Arief Widhiyasa, Dimas Yusuf Danurwenda, Ella Dwi Mustika, dan Erga Ghaniya sebagai jawara nasional sekaligus berhak mewakili Indonesia dalam final tingkat dunia di Paris, Perancis, Juli mendatang. Adapun Tim Screaming Tree ITB, dengan Suicoden Project berhasil menduduki peringkat ketiga se-Indonesia. Presentasi tim Antar Muka berhasil meyakinkan juri dengan mendemokan sederet kemampuan software Butterfly dalam menangani berbagai pelaporan persoalan lingkungan hidup, seperti kebakaran, banjir, dan illegal logging. Dewan juri menilai konsep Butterfly sangat dibutuhkan oleh pemerintah maupun LSM yang bergerak di bidang advokasi lingkungan hidup. Konsep Butterfly karya Tim Antar Muka unggul dibandingkan dengan tiga finalis lain. Butterfly merupakan software pelaporan untuk masalah lingkungan hidup yang memerlukan peninjauan langsung ke lapangan. Aplikasi software ini memungkinkan seseorang mengirimkan informasi berupa komentar, foto, bahkan video dari lokasi langsung ke lembaga yang berwenang. Butterfly mengakomodasi input informasi dari SMS, telepon, website, dan aplikasi berbasis Windows Mobile. Sementara itu, Proyek Suicoden karya Tim Screaming Tree merupakan software dirancang untuk membantu desainer dan arsitek dalam mengkalkulasi dan menyimulasikan berbagai aspek lingkungan dalam pembangunan rumah. Hasil penjurian yang berlangsung di Senayan Trade Center menetapkan Juara I Tim Antar Muka ITB, Juara II Tim Biota.NET dari gabungan IT Telkom dan IPB, Juara III Tim Screaming Tree ITB, dan Juara IV Tim Mantra gabungan UI dan Binus. Imagine Cup Indonesia 2008 yang bertema “Imagine a World Where Technology Enables a Sustainable Environment”, secara total diikuti oleh 5.077 pelajar dari 326 lembaga pendidikan. Secara global, kompetisi yang diselenggarakan Microsoft ini diikuti 180.000 peserta.