Berita / Utama

Komik Badag: Pra Even Pasar Seni 2006

Senin, 21 Agustus 2006, 15:50:38
BANDUNG, itb.ac.id - Menyambut Pasar Seni 2006, Keluarga Mahasiswa Seni Rupa (KMSR) ITB mengadakan acara yang bertajuk “Komik Badag” yang merupakan pra even Pasar Seni 2006 yang akan berlangsung pada tanggal 10 September 2006. Acara yang berlangsung pada tanggal 19-21 Agustus ini mengambil tempat di tiga tempat berbeda, yakni Monumen Perjuangan Universitas Padjadjaran, Taman Ganesha, dan Braga Citywalk. Komik Badag sendiri adalah acara pameran komik berukuran besar (‘badag’ dalam Bahasa Sunda berarti ‘besar’). Sebanyak 37 panel komik berukuran besar dipamerkan kepada para pengunjung. Tema yang diangkat pun beragam. Selain mempromosikan Pasar Seni dan sejumlah sponsornya, komik-komik yang dipamerkan juga mengangkat isu-isu populer seperti kontes adu bakat, pemilihan ratu kecantikan, dan permasalahan seputar Bandung seperti sampah, kemiskinan, bangunan-bangunan bersejarah yang terbengkalai. Permasalahan kotoran burung Kowak pun disinggung dalam pameran ini. Sebuah komik yang mempromosikan Pasar Seni memperlihatkan pertarungan antara Raka-maskot Pasar Seni 2006-dengan burung Kowak. Selain pameran komik berukuran besar, beberapa acara lain juga memeriahkan gelaran Komik Badag ini: pembuatan komik besar, lomba melukis paperbag anak-anak, musik, fashion show, dan happening art. Ketua panitia Komik Badag, Qodir mahasiswa program studi Desain Produk ITB angkatan 2004 mengatakan bahwa tema yang diambil, walaupun tidak sama dengan tema Pasar Seni itu sendiri, namun tetap menyinggung Pasar Seni 2006, “Kami mengambil komik sebagai jalan mempromosikan Pasar Seni 2006 karena komik bersifat populer dan sedang digemari masyarakat.” Tentang lokasi acara sendiri, Qodir berkomentar bahwa acara ini memang sengaja diadakan di luar ITB, untuk menarik masyarakat umum datang ke Pasar Seni 2006. “Angkatan yang terdahulu pernah mengadakan acara semacam ini, tetapi di dalam lingkungan Kampus ITB, kami ingin mengangkat acara ini keluar ITB untuk diperlihatkan kepada masyarakat umum.”