Berita / Utama

Asa, Dhaya, Rupa: Pameran TPB 2005 FSRD ITB

Senin, 3 Juli 2006, 12:52:32
BANDUNG, itb.ac.id – Beratus karya mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB) 2005 Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dipamerkan mulai hari ini (3/7) sampai tanggal 6 Juli 2006 di Galeri Ipteks Campus Center sayap Timur, ITB. Pameran yang tahun ini mengambil tema “Asa, Dhaya, Rupa” ini, dibuka dengan sambutan Drs. Biranul Anas Zaman, Dekan FSRD, pada pukul 10.00 WIB tadi. “Pameran ini banyak berguna, terutama untuk mahasiswa Seni Murni,” ungkap Trisa, peserta pameran dari Kria Seni angkatan 2005. “Karena dibandingkan dengan FSRD jurusan lain, ke depannya mereka akan lebih sering menghadapi pameran-pameran seperti ini,” ujarnya. “Karya-karya yang diikutsertakan pada pameran ini adalah karya-karya mahasiswa FSRD di 4 mata kuliah dasar: nirmana dua dimensi, nirmana tiga dimensi, gambar bentuk, dan gambar konstruk.” Angga, mahasiswa Seni Murni angkatan 2005 selaku ketua pameran mengatakan bahwa tujuan diadakannya pameran ini adalah untuk sebagai penjurusan studio mahasiswa Seni Murni, “Sifatnya wajib bagi mahasiswa Seni Murni. Biasanya pada hari ketiga pameran, Ketua Prodi akan datang dan memberikan penilaian karya kami, dan dari situ ditentukan di bidang apa kami akan dijuruskan. Ada empat bidang: lukis, patung, keramik, dan grafis. Sedangkan bagi mahasiswa FRSD dari jurusan selain Seni Murni, keikutsertaan mereka pada pameran ini adalah berdasarkan kesediaan masing-masing.” Angga pun memberikan rekomendasi mengenai karya terbaik dalam pameran ini. “Karya Naeni. Dia selalu mendapatkan nilai lebih dari sempurna. Dosen hanya memberi nilai maksimal 98, tetapi tidak jarang Naeni mendapatkan nilai 102.” Karya yang dimaksud adalah sebuah lukisan karya Kireina, yang dilukis dengan pensil. Lukisan tersebut menggambarkan seorang wanita di kantin Gelap Nyawang sedang membaca koran. Detail dan penyelesaiannya memang mengundang decak kagum. Namun tidak semua mahasiswa TPB 2005 FRSD mengikuti pameran ini. “Mahasiswa TPB 2005 FSRD itu totalnya berjumlah 200 orang, dari 200 orang itu hanya 180 yang mengikuti pameran ini. Sisanya memang tidak ingin karyanya ditampilkan, atau ada juga yang tidak sempat mempersiapkan karyanya untuk pameran ini,” jelas Danu, mahasiswa Desain Interior 2005, ketua angkatan TPB 2005 FSRD yang juga memberikan sambutan pada pembukaan pameran.