Kelompok Keahlian Instrumentasi dan Kontrol Gelar Kompetisi Inovasi Teknologi dalam ICONIC 2016

By Anin Ayu Mahmudah

Editor -

BANDUNG, itb.ac.id - Keberadaan orang-orang yang kreatif dan inovatif memang dibutuhkan oleh negara-negara berkembang seperti Indonesia untuk menyelesaikan problema-problema yang masih kerap dihadapi. Berupaya mengumpulkan ide-ide baru dari berbagai daerah, Kelompok Keahlian Instrumentasi dan Kontrol dari Program Studi Teknik Fisika bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Fisika Teknik (HMFT) menggelar acara Instrumentation and Control National Competition (ICONIC) 2016. ICONIC 2016 merupakan sebuah kompetisi yang mengusung inovasi teknologi dengan mengedepankan aspek kreativitas. Acara ini adalah salah satu mata acara dari The 4th International Conference on Instrumentation, Control and Automation 2016 (ICA 2016). Presentasi karya tulis ilmiah ICONIC 2016 untuk kategori SMA berlangsung di Aula Timur ITB pada Selasa (30/08/16).

Acara ini dibuka dengan sambutan dari ketua pelaksana, Dr. Eko Mursito Budi yang juga merupakan dosen Program Studi Teknik Fisika ITB. Disusul dengan sambutan oleh Dr. Miming Miharja, ST,M.Sc.Eng. selaku Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi (WRAAK) dan perwakilan dari Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Acara pembukaan juga dimeriahkan oleh pertunjukan tari dari mahasiswa Teknik Fisika.

Acara pembukaan ditutup dengan coffee break yang kemudian dilanjutkan dengan Presentasi Karya Tulis Ilmiah kategori SMA di Aula Timur ITB. Presentasi Karya Tulis Ilmiah ini merupakan bagian dari kompetisi ICONIC 2016, kelima besar tim akan mempresentasikan hasil karya mereka di bidang teknologi instrumentasi dan kontrol kepada pengunjung dan dewan juri. Kelima tim tersebut berasal dari kelima SMA berbeda, diantaranya SMA Nuris Jember, SMA Negeri 2 Cirebon, MA Unggulan Nuris Jember, SMA Negeri 1 Gresik dan SMA Negeri 10 Malang.

SMA Nuris Jember mempresentasikan hasil karya mereka yang bernama "Dtronic Gator" yaitu alat inkubator telur ayam dengan sistem pengaturan suhu berbasis ramah lingkungan. Tim ini menerangkan bahwa keunggulan dari alat ini adalah dapat menentukan jenis kelamin ayam yang akan menetas dari telur yang disimpan di dalam inkubator. Selanjutnya SMA Negeri 2 Cirebon mempresentasikan karya mereka berupa "Smart Sajadah Penghitung Rekaat" yang merupakan inovasi untuk mengatasi keadaan lupa yang seringkali hinggap saat seseorang tengah menjalankan ibadah sholat. Alat ini memanfaatkan pressure sensor pada kaki seseorang saat sholat di atas sajadah yang kemudian akan mengirim arus listrik dan mendata jumlah rekaat sholat.

Disusul dengan MA Unggulan Nuris Jember yang mempresentasikan karya mereka berjudul "Dtron Fire Flow Alarm", sebuah alarm kebakaran yang mampu mendeteksi adanya gas-gas berbahaya dalam suatu ruangan yang bersifat flammable dan akan berdering sebelum kebakaran terjadi. Lalu SMA Negeri 1 Gresik mempresentasikan karya mereka berupa sistem otomasi bendungan yang terintegrasi dengan web dan android. Dan terakhir, SMA Negeri 10 Malang mempresentasikan karya mereka bernama "Secred Vest and Glovest" yaitu sebuah rompi dan sarung tangan yang dapat membantu penyandang disabilitas terutama tunanetra untuk dapat merasakan keadaan di sekitarnya.

Selain presentasi Karya Tulis Ilmiah, panitia juga menyediakan stand bagi masing-masing tim untuk meletakkan purwarupa mereka sehingga dapat dilihat oleh para pengunjung. Melalui stand ini juga pengunjung dapat memberikan suara kepada tim favorit mereka.