Berita / Institusi

Empat Belas Guru Besar ITB Terima Anugeraha Sewaka Winayaroha

Krisna Murti - Senin, 15 Januari 2007, 09:17:25
Bandung, itb.ac.id -- Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) melalui Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) memberikan penghargaan Pengabdian Pendidikan Tinggi, "Anugeraha Sewaka Winayaroha" kepada 14 guru besar di ITB. Penghargaan tersebut diberikan karena mereka sudah membaktikan diri puluhan tahun melalui kegiatan akademik. Keempat belas guru besar yang menerima penghargaan Anugeraha Sewaka Winayaroha adalah 1. Prof. Dr. Ir. Ambyo S. Mangunwidjaja, 2. Prof. Dr. Moedomo (alm), 3. Prof. Dr. M. Barmawi, 4. Prof. Dr. N. M. Surdia, 5. Prof. Dr. Waloejo Loeksmanto, 6. Prof. Dr. Sjamsul Arifin Achmad, 7. Prof. Dr. Brotosiswojo Suprapto, 8. Prof. Dr. Mohammad Ansjar, 9. Prof. Dr. Tjia May On, 10. Prof. Drs. Abdul Djalil Pirous, 11. Prof. Drs. Widagdo, Dipl.Inn.Arch, 12. Prof. Ir. Wiranto Arismunandar, MSME, 13. Prof. Dr. Ir. Abdul Aziz Djajaputra, MSCE, 14. Prof. Dr. Ir. Sudjana Sapi'ie. "Para guru besar yang memperoleh penghargaan ini meskipun semuanya berusia di atas 50 tahun tapi masih aktif dalam kegiatan akademik,'' ujar Wakil Rektor Senior Bidang Sumber Daya ITB, Carmadi Machbub, Selasa (9/1). Selain memperoleh medali, seluruh penerima penghargaan memperoleh piagam dan insentif masing-masing sebesar Rp 50 juta. Keempat belas guru besar ITB tersebut menerima Anugeraha Sewaka Winayaroha bersamaan dengan 269 guru besar perguruan tinggi lainnya. Diantaranya adalah dua mantan rektor Universitas Negeri Semarang (dulu IKIP Semarang), Prof. Drs Wuryanto dan Prof Dr Retmono, dan lima pensiunan guru besar Institut Teknologi Sepuluh November, Prof Machmud Zaki MSc, (Alm) Prof Oedjoe Djoeriaman MSc PhD, Prof Ir Rachmat Poerwono MSc, Prof Sugimin WW, dan Prof Ir Johan Silas. Penganugerahan Anugeraha Sewaka Winayaroha tertuang dalam SK Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional No 54a/DIKTI/Kep/2006 yang ditandatangani oleh Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Satryo Soemantri Brodjonegoro pada 10 Oktober lalu. Dalam SK itu, disebutkan pemberian penghargaan Anugeraha Sewaka Winayaroha dimaksudkan memberikan motivasi dan meningkatkan semangat kerja para guru besar