Logo

Berita

Institut Teknologi Bandung

21 October 2014
Current weather
23.3 C
Humidity:75 %

Berita Kampus

ITB Luluskan 2230 Wisudawan di Wisuda Pertama 2014/2015

BANDUNG, itb.ac.id-Pada sabtu (18/10/14), ITB meluluskan 2230 wisuda lewat Sidang Terbuka Wisuda Pertama Tahun Ajaran 2014/2015. Lewat sidang tersebut, ITB melepas 2231 mahasiswa program sarjana (S1), 840 mahasiswa program magister (S2), dan 36 mahasiswa program doktor (S2). Sebanyak 431 mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat cum laude. Sidang yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh rektor ITB, dekan, advisory board ITB, orang tua wisudawan, serta instansi-instansi yang bekerja sama dengan ITB.

Sidang dibuka dengan prosesi Pimpinan, Majelis Wali Amanat, Majelis Guru Beesar dan Senat Akademik ITB memasuki ruang sidang diiringi lagu Mars ITB. Kemudian, dikumandangkanlah lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diiringi dengan Mengheningkan Cipta. Acara dilanjutkan dengan Pengambilan Janji Wisudawan serta pelantikan Doktor/Magister/Sarjana yang disambung dengan Lagu bagimu Negeri. Setelah itu, Rektor ITB, Prof. Dr. Akhmaloka menyampaikan pidatonya dan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Sidang ditutup dengan kata perpisahan dari wakil wisudawan dan doa.

Dalam pidatonya, Akhmaloka menyampaikan beberapa pemikiran mengenai hubungan antara kegiatan pendidikan tinggi dengan penelitian. Hal ini berkaitan dengan wacana penggabungan sektor pendidikan tinggi dengan sektor penelitian yang pernah bergulir dan kini menyeruak kembali. Akhmaloka beranggapan bahwa terbatasnya anggaran belanja dan tingginya tingkat kemiskinan bukan merupakan alasan untuk mengabaikan kebutuhan akan kemajuan dan penguasaan ipteks bangsa. Ia menyampaikan bahwa bangsa Indonesia memerlukan ruang yang lebih leluasa dan iklim yang lebih kondusif bagi kemajuan dan penguasaan ipteks, sebagai bagian yang penting dari kemajuan budaya bangsa. 

Di akhir sambutan, Akhmaloka membacakan sederet prestasi yang berhasil diraih mahasiswa ITB pada periode Juli hingga Oktober 2014. Prestasi tersebut diperoleh dalam skala nasional maupun internasional. Tak hanya itu, segudang prestasi yang berhasil diraih oleh para mahasiswa berasal dari bidang akademik maupun non-akademik.

Selanjutnya, Tubagus Andhika Nugraha (Teknik Informatika 2010) sebagai perwakilan wisudawan menyampaikan kata-kata perpisahan. Dalam pidatonya, Andhika menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh civitas akademika ITB atas pembelajaran yang ia dan teman-temannya dapatkan selama berkuliah di ITB. Andhika berpesan agar para wisudawan tetap menjaga kerendahan hati serta membuat pilihan mengenai apa yang akan dilakukan setelah keluar dari Gerbang Ganesha. "Tidak ada pilihan yang salah atau benar, selama pilihan itu kita buat dengan sadar dan laksanakanlah dengan sepenuh hati - sama halnya saat kita memilih untuk masuk ITB dulu", tutur Andhika.
... (20-Oktober)

Tim Aksantara ITB Raih Juara Pertama di Kontes Robot Terbang Indonesia 2014

Pada Minggu (12/10/14) Tim Aksantara ITB meraih tiga penghargaan di kontes bergengsi  yaitu Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2014. Penghargaan tersebut adalah Juara 1 robot terbang sayap tetap (fix wing), desain terbaik, dan presentasi terbaik. Kontes yang diselenggarakan di Pasuruan ini merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan lebih dari 30 peserta dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan umum. ... (19-Oktober)

American Corner dan SITH ITB Kenalkan Taman Nasional Yellowstone

BANDUNG, itb.ac.id - Dalam rangka berbagi pengetahuan tentang Taman Nasional Yellowstone di Amerika, American Corner ITB bekerjasama dengan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB menyelenggarakan diskusi bertemakan "Yellowstone and Beyond: Discovering America's National Park". Acara yang terbuka untuk umum ini diselenggarakan pada Jumat (16/10/14) di Ruang Serbaguna Perpustakaan ITB. Pada kesempatan kali ini, Jennifer Uhler sebagai Regional English Language Officer (RELO) dari Kedutaan Besar Amerika Serikat hadir menjadi pembicara. ... (19-Oktober)

Dukung Program Kemendikbud, ITB Siap Selenggarakan Mata Kuliah Daring

BANDUNG, itb.ac.id- Pada Rabu (15/10/14) bertempat di Ruang LPM ITB, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama dengan enam universitas di Indonesia, salah satunya ITB menyelenggarakan peluncuran Mata Kuliah Daring Terbuka Terpadu dan Database Pokok Pendidikan (Dapodik). Program bertajuk "Pembelajaran dalam Jaringan Indonesia Terbuka dan Terpadu" yang disingkat menjadi PDITT tersebut merupakan salah satu program Kemendikbud dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas melalui pemanfaatan TIK. Dalam jangka pendek, program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu perkuliahan di perguruan tinggi yang dilaksanakan melalui jaringan untuk direalisasikan sebagai pembelajaran daring (dalam jaringan, online-red). Beberapa universitas yang sudah berpartisipasi dalam program ini selain ITB antara lain UGM, UI, ITS, Universitas Bina Nusantara, dan APTIKOM.

... (16-Oktober)

Architecture Collaboration Expo: Pamerkan Karya Arsitektur Identitas Jawa Barat

BANDUNG, itb.ac.id- Untuk pertama kalinya, program studi Arsitektur ITB bekerjasama dengan Forum Ikatan Mahasiswa Arsitektur (FIMA) Jawa Barat berkesempatan menggelar acara pameran karya pada Jumat sampai dengan Sabtu (09-11/10/14) lalu. Pameran tersebut sekaligus menghadirkan karya arsitektural dari berbagai universitas di Jawa Barat diantaranya terdapat Universitas Parahyangan, Institut Teknologi Nasional, Universitas Kebangsaan, Universitas Pendidikan Indonesia, Sekolah Tinggi Sains dan Teknologi Indonesia (ST Inten), Universitas Komputer Indonesia (Unikom) , dan Universitas Langlangbuana. Bertempat di Lapangan Campus Center Timur ITB, acara ini berhasil menarik minat kurang lebih enam ratus pengunjung ... (16-Oktober)

Tiga Profesor Hong Kong University Kunjungi ITB dan Berikan Kuliah Umum

BANDUNG, itb.ac.id - ITB didatangi tamu istimewa dari Hong Kong University (HKU) pada Rabu (15/10/14), yaitu Prof. Ben Young, Prof. Herbert Fang, and Prof. Yuguo Li. Pada kesempatan tersebut, mereka menyampaikan kuliah umum di Auditorium Ipteks Campus Center Timur ITB pada pukul 14.00 WIB. Kuliah umum yang merupakan bentuk kerja sama ITB dan HKU ini dihadiri oleh mahasiswa ITB terutama yang mengikuti kelas Bioproses, Bioteknologi Lingkungan, dan Pengantar Teknik Lingkungan. Selain itu, masyarakat umum yang berprofesi sebagai ahlli lingkungan dan yang sedang menyusun skripsi/tesis/disertasi serta para pencari beasiswa juga diundang untuk mengikuti kuliah umum tersebut. Prof. Ben Young memperkenalkan Hong Kong University sebagai pembuka kuliah umum siang itu kepada para hadirin. ... (15-Oktober)

KM-ITB Selenggarakan Diskusi Publik Isu Renegosiasi Kontak Freeport

BANDUNG, itb.ac.id - Pada Sabtu(11/10/14) diselenggarakan acara diskusi publik yang bertajuk "Renegosiasi Kontrak Freeport, Memperjuangkan Keadilan untuk Indonesia. Acara yang berlangsung di Auditorium Campus Center Timur ini diinisiasi oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabinet Keluarga Mahasiswa (KM-ITB). Diskusi publik ini bersifat untuk umum dan dihadiri oleh kurang lebih 130 orang mahasiswa baik dari ITB maupun dari universitas lain.Tujuan utama diadakan acara ini adalah untuk mencerdasakan mahasiswa mengenai isu-isu yang sedang berkembang di negara ini. ... (13-Oktober)

Akreditasi Internasional: Siapkan Universitas Teknik di Indonesia Hadapi AFTA 2015

BANDUNG, itb.ac.id-Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB bekerja sama dengan The Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) menyelenggarakan seminar bertajuk Sharing Experience of Accreditation Result on Engineering Universities in Indonesia. Seminar yang digelar pada Jumat (10/10/14) ini menghadirkan lima pembicara, diantaranya Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi 1999-2007, Prof. Satrio Soemantri Brodjonegoro, Sekretaris Satuan Penjaminan Mutu ITB, Dr. Pepen Arifin, serta para asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yakni Dr. Kridanto Surendro, Rila Mandala, Ph.D., dan Prof. Adi Kurniawan. Sebanyak tiga puluh satu perwakilan dari berbagai universitas swasta di Indonesia hadir dalam acara yang digelar di Ruang Multimedia Laboratorium Teknologi VIII ITB ini.

Sesuai judulnya, Seminar on Sharing Experience of Accreditation Result on Engineering Universities in Indonesia mengupas sistem akreditasi universitas di Indonesia, baik akreditasi nasional maupun internasional. Dalam seminar ini, para peserta dibekali pengetahuan mengenai pentingnya mengubah paradigma akreditasi, dari akreditasi nasional yang bersifat standard base ke akreditasi internasional yang menerapkan outcome base. Ayu Purwarianti, S.T., M.T., Ph.D, Kepala Program Studi Sarjana Teknik Informatika ITB sekaligus penanggung jawab acara menuturkan bahwa pergeseran paradigma tersebut penting dilakukan untuk menghadapi ASEAN Free Trade Association (AFTA) 2015. "Saat AFTA sudah diberlakukan nanti, universitas-universitas dunia yang bertaraf internasional dapat dengan mudah membuka cabang di Indonesia. Apabila universitas-universitas di Indonesia dibiarkan hanya sampai pada taraf nasional apalagi hanya mendapat akreditasi yang rendah, tentunya mereka akan kalah saing", tutur Ayu. 

Ayu menuturkan bahwa saat ini BAN-PT masih menerapkan standard base untuk mengakreditasi universitas di Indonesia. Akreditasi nasional tersebut diukur berdasarkan standar-standar yang telah ditetapkan oleh BAN-PT. Universitas harus memenuhi standar dengan tepat karena apabila meleset sedikit saja dapat mengurangi poin penilaian akreditasi. Sebaliknya, akreditasi internasional dilakukan berdasarkan outcome base atau mutu lulusan. Program studi menentukan kualitas apa saja yang harus ada pada diri mahasiswa setelah lulus, kemudian dilakukan pengukuran apakah target tersebut berhasil dicapai atau tidak. Apabila tidak atau belum berhasil seratus persen, program studi melakukan continuous improvement agar semua lulusannya memiliki kualitas seperti yang diharapkan.

Selain membahas sistem akreditasi nasional dan internasional, dalam seminar ini disampaikan pula tips dan trik agar universitas mendapat akreditasi yang baik dari BAN-PT. Pembahasan ini disambut dengan antusias oleh para peserta seminar. Hal ini dapat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka lontarkan kepada pembicara.
 
Menurut Ayu, proses akreditasi memang harus melalui perjalanan panjang dan memakan biaya yang tak sedikit. Meski demikian, ia menyarankan agar akreditasi tidak dianggap sebagai kewajiban, melainkan suatu kebutuhan. "Dengan demikian, universitas akan lebih termotivasi dan tidak menganggap akreditasi ini sebagai beban," tuturnya. Selain itu, Ayu juga mengajak agar universitas-universitas di Indonesia mulai melakukan standardisasi berdasarkan outcome base meski BAN-PT belum melakukannya. Dengan menerapkan outcome base sejak dini, unviersitas-universitas akan lebih siap apabila akhirnya standar internasional diterapkan. "Yuk kita lakukan continuous improvement berdasarkan outcome base. Semangat continuous improvement itulah yang harus tetap ada dan tumbuh di setiap universitas," imbuh Ayu.

... (13-Oktober)

Seribu Sate Satu ITB: Semarakkan Idul Adha bersama Massa Kampus

BANDUNG, itb.ac.id - Keluarga Mahasiswa Islam (Gamais) bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa (KM) ITB menyelenggarakan acara bertajuk "Seribu Sate Satu ITB" pada Rabu (08/09/14). Pada acara yang digelar di selasar Campus Center (CC) Barat tersebut, sebanyak seribu tusuk sate dibagikan kepada seluruh warga ITB. Selain itu, acara juga diisi dengan ceramah dari Ketua Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB, Dr. Ir. Syarif Hidayat dan mahasiswa berprestasi sekaligus Ketua Himpunan Mahasiswa Rekayasa Hayati, Syaripudin.
Seribu Sate Satu ITB dibuka pada pukul 16.30 WIB dengan ceramah yang disampaikan oleh Dr. Ir. Syarif Hidayat, dilanjutkan dengan ceramah dari Syaripudin. Pada sore itu, keduanya menyampaikan topik keprofesian yang dikaitkan dengan nilai-nilai keislaman kepada puluhan hadirin. Di akhir acara, panitia membagikan seribu tusuk sate kepada hadirin dan massa kampus.

Seribu Sate Satu ITB sebenarnya merupakan puncak dari rangkaian acara ITB Berqurban, suatu perhelatan yang rutin diadakan setiap tahun untuk merayakan Hari Raya Idul Adha. Tahun ini merupakan pertama kalinya ITB Berqurban mengajak seluruh mahasiswa ITB menyemarakkan Idul Adha dengan cara menikmati hasil qurban bersama. "Kami ingin mengajak dan merangkul sebanyak-banyaknya massa kampus dalam merayakan hari raya Idul Adha. Selain itu, kami juga berharap agar seluruh massa kampus Muslim dapat ikut andil dalam menyiarkan Islam", tutur ketua Gamais ITB, Ahmad Yasin Rabbani (Fisika '11).

ITB Berwawasan

Ada satu alasan mengapa Seribu Sate untuk ITB diadakan pada hari Rabu. Hari itu sebenarnya merupakan hari rutin diadakannya ITB Berwawasan, suatu kajian yang membahas keterkaitan antara wawasan umum atau isu-isu yang sedang hangat terjadi dengan nilai-nilai keislaman. Kajian yang dikoordinir oleh Gamais ITB dan rutin dilaksanakan di selasar CC Barat tersebut mendatangkan pembicara yang ahli dalam berbagai bidang, mulai dari astronomi, ketatanegaraan, ilmu pengetahuan, dan lain-lain. Setiap minggunya, topik yang diangkat dalam ITB Berwawasan berbeda-beda, tergantung pada isu yang sedang hangat tersiar. Yasin berharap, digabungnya acara Seribu Sate untuk ITB dengan ITB Berwawasan dapat meningkatkan antusiasme mahasiswa untuk mengikuti acara tersebut. Ia juga berharap, di masa yang akan datang pelaksanaan ITB Berwawasan dapat bekerja sama dengan semua lembaga di ITB. "Semoga saja dengan adanya ITB Berwawasan ini, mahasiswa Muslim di kampus dapat tersentuh dengan nilai-nilai keislaman dan merasakan indahnya Islam", ujar Yasin. "Dengan merasakan indahnya Islam, para mahasiswa akan tergerak untuk mempelajari Islam lebih dalam," imbuhnya.  
... (12-Oktober)

SBM ITB Selenggarakan JWEF 2014 Pertama di Indonesia

BANDUNG, itb.ac.id - World Entrepreneurship Forum (WEF) yang telah diadakan sejak tahun2008 menumbuhkan keinginan SBM ITB untuk membawa perwakilan dari Indonesia ke forum internasional tersebut. Junior World Entrepreneurship Forum (JWEF) 2014 Indonesia merupakan medianya. Diadakan pada Sabtu-Minggu (11-12/10/14), forum ini dibagi menjadi dua sesi yaitu kegiatan seminar di hari pertama dan workshop di hari kedua. Bertempat di Garuda Cahaya Convention Center serta Auditorium SBM ITB, forum ini mengangkat tajuk 'Moving Forward to Global Entrepreneurship'. ... (12-Oktober)