Logo

Berita

Institut Teknologi Bandung

22 August 2014
Current weather
27.9 C
Humidity:63 %

Bandung, itb.ac.id - Pada hari Rabu (27/03/13) di Ruang Serbaguna Perpustakaan Pusat ITB, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB bekerjasama dengan Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba, Jepang, mengadakan Exchange Seminar. Acara yang dihadiri oleh perwakilan dari SITH ITB, perwakilan Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba, dan 118 orang mahasiswa SITH ini terdiri dari 4 sesi, yaitu pemaparan profil masing-masing sekolah, pemaparan beberapa topik riset di SITH ITB dan Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba, serta pembicaraan kerja sama pendidikan dan riset antara SITH ITB dengan Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba.



Pada sesi pertama, seminar dimoderatori oleh Dr. Endah Sulistyawati, dan meliputi penjelasan profile SITH ITB oleh Dekan SITH ITB, Prof. Dr. Tati S. Syamsudin, dilanjutkan dengan penjelasan profil Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba oleh Prof. Hiroshi OI. Setelah profil SITH ITB dan University of Tsukuba selesai dipaparkan, Assc. Prof. Mitsuteru Irie (University of Tsukuba) menjelaskan mengenai Academic Exchange Agreement between ITB and Tsukuba Short Term Programs and Related Scholarship. Pada penjelasannya, Prof. Mitsuteru Irie menjelaskan bahwa University of Tsukuba menyediakan program pendidikan berbahasa Inggris sebagai bagian dari Tsukuba Global 30 program bagi mahasiswa Internasional, antara lain program S2 Medical Sciences, Nano science, Sustainable Agricultural and Rural Development, dan Waste Management sedangkan untuk program S3 antara lain Arid Lands Resource Science, Bioindustrial Science, dan Medical Sciences. Seminar ini dilanjutkan dengan pemaparan riset yang dilakukan oleh SITH ITB dan University of Tsukuba.

Pemaparan Riset

Pada sesi kedua, Dr. I. Nyoman P. Aryantha (SITH ITB) bertindak sebagai moderator untuk memandu pemaparan tiga riset yaitu mengenai Education and Research on Environmental Technology in Biomaterials, Wood and Paper Sciences, Food and Biomass Science Field of ATSSD oleh Prof. Hiroshi OI (University of Tsukuba), Wood Technology Research at SITHoleh Dr. Eka Mulya Alamsyah (SITH ITB), dan Economic Effect of Introduction for Oil Separation System for Palm Oil Mill Effluent in Indonesia by Agricultural Machinery and Food Systems Engineering oleh Assc. Prof. Ryozo Noguchi (University of Tsukuba).

Sedangkan untuk sesi ketiga Dr. Anggraini Barlian (SITH ITB) bertindak sebagai moderator untuk memandu pemaparan empat topik riset, yaitu Identification and Expression of Cannabionoid Receptor, gpr55, in Zebrafish as a Model System oleh Dr. Indra Wibowo (SITH ITB), Environmental Biomonitoring of Radiocesium Accumulation in Wild Mushrooms after the Accident in Fukushima I NPP, 11th March 2011 oleh Assist. Prof. Junichi Abe (University of Tsukuba), Countermeasure to the Sedimentation in Reservoirs: inc. Acitivity Introduction of Ecoregion Development Engineering Group and Alliance for Research on North Africa oleh Assc. Prof. Mitsuteru Irie (University of Tsukuba), Ecological Research at SITH oleh Dr. Devi N. Choesin (SITH ITB).

Setelah semua pembicara memaparkan risetnya, exchange seminar ini diakhiri dengan diskusi antara para pembicara dari Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba dengan perwakilan dari SITH ITB untuk membicarakan kolaborasi di bidang pendidikan dan riset di masa depan.