Logo

Berita

Institut Teknologi Bandung

22 November 2014
Current weather
22.6 C
Humidity:93 %

BANDUNG, itb.ac.id -  Konferensi Energi Nasional Mahasiswa Indonesia (KENMI), yang berlangsung pada tanggal 13-17 Maret 2009 di kampus ITB, terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan memberikan gambaran mengenai kondisi energi di tanah air dan upaya untuk mencari solusi bersama bagi permasalahan energi. Oleh karena itu, bertempat di Aula Barat ITB, pada tanggal 15-17 Maret 2009, diadakan pameran teknologi sederhana dan majalah dinding (mading) yang terlebih dahulu dilombakan melalui Lomba Mading Energi "BADINGGI" (01/03/09), untuk berbagi pengetahuan dan kreatifitas kepada mahasiswa-mahasiswa lain.

Pada pameran kali ini, ditampilkan karya mahasiswa dari berbagai universitas, seperti: Universitas Batanghari (Jambi) yang memajang hasil olahan kayu damar, Universitas Cendrawasih (Jayapura) yang memajang hasil olahan buah bit anggur sebagai bahan dasar biosolar, Universitas Bung Hatta (Padang) yang menerangkan proses pembuatan briket arang dengan menggunakan kompor briket arang inovatif, Institut Pertanian Bogor (Bogor) yang menjelaskan perangkat kompor sekam dari kaleng bekas, dan Universitas Gadjah Mada (Jogjakarta) yang menampilkan deskripsi karya mengenai pemanfaatan household biodigester sebagai penyedia energi alternatif biogas.

Selain itu, dipamerkan pula karya dari himpunan-himpunan mahasiswa ITB yang inovatif, sesuai dengan jurusan masing-masing, seperti: generator putaran rendah magnet permanen fluksi aksial (AFPM) dari Himpunan Mahasiswa Elektro ITB (HME), sumber energi alternatif "Body Charger" sebagai charger baterai serbaguna yang memanfaatkan tubuh manusia sebagai sumber energi awal dari Sekolah Teknik Informatika dan Elektro ITB (STEI) Lain lagi dengan Ikatan Mahasiswa Arsitektur Gunadharma ITB (IMA-G) yang merancang rumah bambu, water recycling house, vertical garden house, dan SB Residence yang memadukan material perumahan tradisional pada desain rumah urban.

"Forum diskusi sangat mengilhami saya untuk terus mengembangkan biodiesel dan biogas. Saat ini saya sedang mengembangkan biodigester yang dapat menghasilkan biogas seefektif mungkin dengan alat yang sederhana," jawab Muh. Ibrahim Ats-Tsauri, salah satu peserta KENMI 2009 dari Universitas Gadjah Mada jurusan Teknik Kimia, ketika ditanya mengenai dampak KENMI pada dirinya pribadi. "Saya senang dapat berbagi pengalaman bersama teman-teman mahasiswa ITB dan dari 14 propinsi lainnya. Selain itu, saya juga dapat beberapa saran dan ide dari panelis presentasi dan para penyaji materi seminar,"lanjutnya.

Untuk lomba mading, juara pertama diraih oleh tim I SMAN 6 Bandung, dengan mading bertema energi alternatif dan dekorasi berasal dari daur ulang busa telur. Juara kedua diraih oleh SMAN 28 Bandung, dan juara ketiga diraih oleh tim II SMAN 6 Bandung. Sedangkan, juara favorit diraih oleh SMA St. Aloysius Bandung. Semua mading menggunakan media variatif, berupa bahan daur ulang, dan warna-warna yang menarik perhatian pengunjung.

Melalui KENMI 2009, diharapkan para mahasiswa di Indonesia untuk dapat menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap energi yang berdampak pada kemajuan bangsa. "Mari berjuang memajukan Indonesia melalui pengembangan energi yang dapat diperbarui. Masa depan Indonesia ada di tangan kita, untuk meninggalkan atau mempertahankannya adalah keputusan kita. Demi Tuhan, untuk Bangsa dan Almamater!", pesan Ibrahim di akhir wawancara dengan Kantor Berita.