Logo

Berita

Institut Teknologi Bandung

25 October 2014
Current weather
30.4 C
Humidity:90 %

klik untuk memperbesarBANDUNG, itb .ac.id - Saat ini, pembangunan di Indonesia masih menggunakan sistem beton, berbeda dengan di luar negeri yang sudah menggunakan baja dalam struktur pembangunannya. Membahas hal tersebut, PT. Indocement Tunggal Prakarsa mengadakan seminar Teknologi dan Aplikasi Masa Depan Semen, Kamis(7/8) di Ruang Galeri Arsitektur SAPPK ITB Seminar ini menghadirkan Dr.Ir.Sri Roosyanto, MM, sebagai pakar dan pembicara.

Dalam konstruksi, beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi aggregat dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland, yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir), semen dan air.

Semen sendiri berasal dari kata caementum (bahasa Latin) yang artinya "memotong menjadi bagian-bagian kecil tak beraturan". Jenis-jenis semen yang pertama adalah semen abu atau semen portland, ciri-cirinya bubuk berwarna abu kebiru-biruan, dibentuk dari bahan utama batu kapur(gamping) berkadar kalsium tinggi yang diolah dalam tanur yang bersuhu dan bertekanan tinggi. Semen ini biasa digunakan sebagai perekat untuk memplester. Jenis lainnya, oil well cement atau semen sumur minyak, semen khusus yang digunakan dalam proses pengeboran minyak bumi atau gas alam, baik di darat maupun di lepas pantai. Semen mixed & fly ash adalah campuran semen abu dengan Pozzolan buatan (fly ash). Pozzolan buatan (fly ash) merupakan hasil sampingan dari pembakaran batubara yang mengandung amorphous silika, aluminium oksida, besi oksida dan oksida lainnya dalam berbagai variasi jumlah. Semen ini digunakan sebagai campuran untuk membuat beton, sehingga menjadi lebih keras.

Penghasil semen Tiga Roda, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. adalah salah satu produsen semen di Indonesia. Indocement merupakan produsen terbesar kedua di Indonesia. Indocement memiliki 12 buah pabrik, sembilan diantaranya berada di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua berada di Cirebon, Jawa Barat dan satu di Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Produk utama Indocement adalah semen tipe Ordinary Portland Cement (OPC) dan Pozzolan Portland Cement (PPC) yang kemudian digantikan oleh Portland Composite Cement (PCC) sejak 2005. Indocement juga memproduksi semen jenis lain misalnya Portland Cement Type II dan Type V serta Oil Well Cement. Indocement juga merupakan satu-satunya produsen semen jenis Semen Putih (White Cement) di Indonesia.

Acara seminar Teknologi dan Aplikasi Semen Masa Depan ini merupakan salah satu rangkaian dari peluncuran Indocement Award(info lengkap: www.indocement.com), sebuah ajang sayembara yang merupakan apresiasi Indocement terhadap hasil karya industri kontraktor Indonesia dalam bidang pembangunan. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize untuk peserta seminar.